Masjid Darul Muttaqien, Kembangkan Jiwa Pejuang Subuh

oleh
Jamaah yang tengah hikmat mendengarkan pengajian di Masjid Darul Muttaqien, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (30-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Kudus, ISKNEWS.COM – Dini hari itu, satu jam sebelum adzan subuh berkumandang. Di Masjid Darul Muttaqien, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Telah nampak aktivitas dari sejumlah pengurus masjid, yang tengah mempersiapkan kegiatan sholat subuh berjamaah.

Ada sebuah pemandangan yang berbeda dari kegiatan pagi itu. Di sana terlihat beberapa wanita yang tengah mempersiapkan hidangan dan hadiah. Di sisi lain Masjid, ada beberapa pria yang berdiri di depan gerbang Masjid. Dengan senyum yang merekah dan sapaan hangat, mereka menyambut setiap jamaah yang datang.

Anak-anak tengah menikmati hidangan dari Masjid Darul Muttaqien, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (30-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

Mendekati waktu adzan subuh, ratusan jamaah berbondong-bondong mulai berdatangan. Jamaah yang datang sangat beragam, tak hanya orang dewasa dan lansia. Namun, pagi itu, sejumlah anak-anak terlihat antusias dan semangat melakukan sholat subuh berjamaah.

Tidak dipungkiri, cindramata dari Masjid Darul Muttaqien menjadi sebuah daya tarik dan stimulan bagi anak-anak, untuk mengikuti sholat subuh berjamaah. Seperti yang diungkapkan oleh Mutiara Azani, bahwa dirinya termotivasi mengikuti sholat subuh berjamaah agar mendapatkan sebuah cinderamata.

Kegiatan gerakan sholat subuh berjamaah yang dilakukan di Masjid Darul Muttaqien ini, bukanlah sesuatu yang baru. Sebelumnya, kegiatan yang sama telah lakukan di beberapa Masjid dan Mushola di Desa Pasuruhan Lor.

Ketua Takmir Masjid Darul Muttaqien, sekaligus Pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pasuruhan, Muslimin, mengatakan jika kegiatan ini diusung sebagai salah satu langkah untuk kembali memakmurkan Masjid.

Kondisi Masjid dan Mushola saat ini hanya digunakan sebagai tempat beribadah saja. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menghidupkan kembali kegiatan keagamaan di Masjid dan mengembalikan fungsinya sebagai pusat peradaban umat Islam.

Cheek Up gratis yang dilakukan Masjid Darul Muttaqien, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (30-03-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM).

“Pada kegiatan kali ini, kami merangkul seluruh lapisan masyarakat, sekolah dan jajaran pemerintahan Desa Pasuruhan Lor untuk ikut memakmurkan Masjid dengan melaksanakan sholat subuh berjamaah,” ujar Muslimin, Jum’at (30-03-2018).

Jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan, pihak panitia telah mensosialisasikan kegiatan ini pada sejumlah sekolah dan perkumpulan masyarakat di Desa Pasuruhan Lor

” Anak-anak yang hadir tak hanya dari SD dan SMP Muhammadiyah saja namun juga ada siswa-siswa dari MI Khuryatul Fikri dan SD Negeri di Pasuruhan Lor. Pada kesempatan itu, kami mengajak anak-anak untuk membiasakan diri sholat subuh berjamaah. Jika mereka tidak berani datang ke Masjid/Mushola, mereka bisa mengajak orang tua mereka untuk turut melakukan sholat subuh berjamaah,” ungkap Rahmat Agus Salim ketua PCM Pasuruhan.

Ditambahkan oleh Rahmat, “Selain anak-anak, kami menyampaikan kegiatan ini kepada orang tua mereka pada acara pegajian, PKK dan kegiatan kemasyarakatan. Harapannya semua masyarakat dapat tergerak untuk melakukan sholat subuh berjamaah.”

Adapun rangkaian kegiatan pada pagi itu, dimulai dengan melaksanakan shalat subuh berjamaah. Dilanjutkan dengan pengajian.

Sekitar pukul 04.30, warga mengikuti Sholat Subuh Berjamaah. Kemudian pengajian diisi oleh Ustad Thamrin Ahmad, dalam kajiannya ustadz mengatakan, memakmurkan masjid itu sangat penting. Untuk itulah acara Gerakan sholat Subuh Berjamaah ini sangat bagus bagi perkembangan umat Islam di Desa Pasuruhan Lor.

Dia juga menyinggung tentang tujuh golongan yang dijamin masuk surga. Dimana salah satunya adalah remaja atau pemuda yang hatinya selalu di masjid alias pemuda yang selalu taat kepada perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

“Kebanyakan masjid sekarang hanya untuk sholat. Habis sholat biasanya dikunci rapat. Di masjid ini (Darul Muttaqien) bisa menunjukkan bahwa masjid tidak hanya untuk sholat, tapi juga kegiatan keagamaan,” ucapnya.

Masjid adalah simbol persatuan umat Islam. Untuk itu, sebagai umat Islam wajib memakmurkan masjid.

Adanya kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat. Diungkapkan oleh Munaris, Ibu dari Mutiara Ayani, jika dirinya begitu apresiatif dengan kegiatan sholat subuh berjamaah ini.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak jadi lebih senang untuk datang ke Masjid. Meskipun awalnya motivasinya karena cinderamata. Namun, saya percaya, jika suatu saat nanti anak akan terbiasa melaksanakan sholat berjamaah dan memakmurkan Masjid,” kata Munaris.

Diakhir acara itu para jamaah dipersilahkan menimati sajian yang disediakan oleh Ta’mir Masjid dengan penyajian hidangan swieke ayam dan cheeck up kesehatan gratis,

“Kami berharap acara ini bisa berjalan rutin. Mengingat kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat,” harapnya. (NNC/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :