Masjid Hajjah Kartinah dan Perpustakaan H.A. Djamjadi Resmi Berdiri, Ditandai Peresmian oleh Prof. Mu’ti

oleh -236 Dilihat
Mendikdasmen RI Prof. Abdul Mu’ti meresmikan Masjid Hajjah Kartinah dan Perpustakaan H.A. Djamjadi, disaksikan jajaran sekolah dan tamu undangan. (Foto: ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Masjid Hajjah Kartinah dan Perpustakaan H.A. Djamjadi resmi berdiri dan mulai difungsikan setelah diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, di Kompleks Kampus 2 SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus, Jumat (21/11/2025). Kedua fasilitas baru ini menjadi simbol penguatan pendidikan berbasis iman dan literasi di lingkungan sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Mu’ti mengapresiasi upaya SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus yang terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pembangunan sarana modern. Ia menilai kehadiran masjid dan perpustakaan tersebut merupakan komitmen nyata sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung perkembangan siswa.

“Alhamdulillah, perpustakaan sudah mulai terisi lumayan, lebih dari 3.500 buku. Selain untuk mendukung kegiatan pembelajaran di SD, juga untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan para murid serta masyarakat secara luas,” ujar Prof. Mu’ti.

Menurutnya, perpustakaan dan masjid memiliki peran strategis dalam membangun karakter serta kapasitas akademik peserta didik. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dipergunakan secara optimal sejalan dengan tujuan pembangunannya. Prof. Mu’ti juga menekankan pentingnya kontribusi sekolah dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto melalui Asa Cita keempat untuk menyiapkan generasi kuat, unggul, dan berdaya saing.

“Mudah-mudahan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan untuk membangun generasi yang kuat dan unggul,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus, Amrina Faatihatun Nisa, menjelaskan bahwa pembangunan masjid dan perpustakaan merupakan bagian dari ikhtiar kolektif sekolah dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan literasi. Ia menilai fasilitas baru ini akan menjadi sarana penting untuk membentuk akhlak sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak dini.

Amrina mengungkapkan bahwa penamaan Masjid Hajjah Kartinah dan Perpustakaan H.A. Djamjadi diambil dari nama kedua orang tua Prof. Abdul Mu’ti sebagai bentuk penghormatan dan keteladanan. Penempatan masjid di lantai pertama dan perpustakaan di lantai kedua juga mengandung filosofi tersendiri.

“Fondasi iman kami letakkan di bawah, dan ilmu pengetahuan ditempatkan sebagai harapan dan cita-cita tinggi yang harus diraih,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Prof. Abdul Mu’ti serta seluruh donatur yang telah mendukung penuh pembangunan fasilitas tersebut. Amrina menegaskan bahwa sekolah akan terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik sebagai bagian dari kontribusi mempersiapkan Generasi Emas 2045.

“Semoga fasilitas ini membawa keberkahan dan menjadi manfaat jangka panjang bagi seluruh peserta didik,” tutupnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :