Mayat Tanpa Identitas di Bawah Jembatan Pulombo Gegerkan Warga

oleh

PATI, ISKNEWS.COM – Jalan raya sekitar Jembatan Pulombo mendadak dipadati warga dan pengguna jalan. Sesekali mereka nampak mendengus dan menutup hidungnya, wajar saja di kolong jembatan turut Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Pati itu ditemukan sesosok mayat yang telah membusuk, Rabu (24-07-2019).

Belum diketahui secara pasti identitas mayat yang sudah mengembang dan mengeluarkan bau busuk tersebut. Mengingat, belum diketemukan kartu identitas serta terjadi pembengkakan pada bagian wajah menjadi sulit dikenali.

TRENDING :  Gubernur Jateng Ambil Alih Pelantikan Pejabat Dilingkup Pemkab Pati

Saat diketemukan, kondisi mayat dalam keadaan tertelungkup di sungai yang penuh dengan sampah itu ( foto : istimewa )

Petugas kepolisian, tim medis dan relawan segera melangsungkan proses evakuasi selepas mendapatkan informasi warga adanya penemuan mayat di tempat kejadian perkara (TKP). Nampak, petugas mengangkat jenazah dan memasukkannya ke dalam kantong mayat untuk kemudian dibawa ke RSUD RAA Soewondo Pati untuk proses lebih lanjut.

TRENDING :  Tekan Kriminalitas, Lima Preman Diciduk Petugas
( foto : istimewa )

Saat diketemukan, kondisi mayat dalam keadaan tertelungkup di sungai yang penuh dengan sampah itu. Hal tersebut disampaikan warga Desa/Kecamatan Margorejo, Toni Prasetyo yang kali pertama mengetahui adanya mayat di kolong jembatan.

( foto : istimewa )

“Saat itu sekitar jam 10.00 WIB, saya berniat buang air kecil di sekitar sana. Nah saya lihat di bawah jembatan, kok ada kaki yang terapung, saya amati terus ternyata memang ada mayat di situ,” terangnya.

TRENDING :  Hujan Deras Semalaman Pantura Pati-Juwana Terendam Banjir

Tidak hanya melihat, lelaki ini pun memberanikan diri untuk mendekatinya dan memastikan penglihatannya. “Kalau mayatnya sekitar umur 70 tahun. Tapi saat dievakuasi, wajahnya tadi sudah tidak dikenali.”

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait identitas mayat lelaki itu.( * )

KOMENTAR SEDULUR ISK :