Median Pemisah Jalur Lambat Dan Jalur Cepat Disepanjang Jalan A. Yani Akan Segera Di Bongkar

oleh -884 kali dibaca

KUDUS, isknews.com – Jakan A Yani di Kabupaten Kudus, selama ini dikenal sebagai jalan yang lalu lintasnya padat namun lancar. Penyebabnya, karena jalan satu arah di selatan Simpang Tujuh itu, terdapat median jalan, yang memisahkan antara kendaraan roda empat dengan roda dua.
Median jalan itu juga dimaksud menjadi pembatas antara jalur cepat yang disediakan untuk pengguna kendaaran roda empat, sehingga bisa melaju dengan leluasa, tanpa merasa khawatir akan berebut jalan dengan pengguna kendaraan roda dua.
Demikian pula, kendaraan roda dua, dan kendaraan lain yang lajunya lambat, seperti sepeda ontel dan becak, “dengan adanya jalur lambat yang disediakan, para pengendara dengan jenis kendaraannya tersebut bisa lebih nyaman berjalan tanpa takut akan celaka, akibat “bersinggungan” dengan kendaraan-kendaraan besar”, ujar Herry pedagang asal wergu yang hampir setiap hari melntasi jalan tersebut ketika berangkat kerja menuju kios pakaiannya di Pasar Bitingan Kudus.
Namun sebentar lagi suasana seperti itu tidak bisa lagi dinikmati oleh Herry pasalnya median jalan di Jalan A Yani itu akan dibongkar. Hal itu tertuang dalam informasi pengadaan proyek oleh Dinas Bina Marga Pengairan Energi Sumber Daya Mineral (BPESDM) Kabupaten Kudus. Dalam informasi itu disebutkan, pembongkaran median Jalan A Yani, akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran (TA) 2016 ini. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 394,35 juta, sumber dananya dari APBD Kabupaten Kudus.
Masyarakat tentunya berharap, kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus itu, akan lebih baik, khususnya menyangkut Jalan A Yani yang nasibnya akan mengikuti “saudaranya”, yakni Jalan Jendral Sudirman yang median jalannya sudah lebih dulu dibongkar.
Permasalahan yang akan muncul, jika nantinya median jalan di Jalan A Yani sudah dibongkar, adalah pengaturan parkir, khususnya kendaraan roda empat. Karena seperti yang dirasakan atau terjadi sekarang ini, kemacetan yang sering terjadi di Jalan Jendral Sudirman, adalah banyaknya kendaraan roda empat yang parkirnya memakan hampir sepertiga badan jalan.
Hal itu seperti yang terjadi depan SD Cahaya Nur dan depan Pasar Kliwon, kendaraan roda empat setiap hari parkir berderet-deret memanjang di kedua sisi jalan. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :