MENGINTIP BISNIS KULINER “ ENTOG “ DI KUDUS

oleh
Ali Asyhar pengusaha kuliner yang sukses dengan Soto Mat Tjangkir kini merambah kuliner olahan Entog ( Foto : Istimewa )

KUDUS,ISKNEWS.COM – Bisnis kuliner merupakan alternatf usaha yang tak ada habisnya mengingat usaha ini merupakan penyedia kebutuhan pokok.Kreatifitas serta perbaikan pelayanan menjadi salahsatu kunci utama.

Ali Asyhar pengusaha segala bidang yang saat ini membuka usaha Kuliner dari bahan baku Itik atau “ Entog “ yang disebut sebagai Kampung Entog di desa Jati sedikit berbagi pengalaman kepada pembaca ISKNEWS.COM.

TRENDING :  Tak Terawat, Desa Jepang Siap Kelola Tugu Rintisan Desa Wisata

Melalui pesan singkat di sela kesibukan dirinya mengaku bahwa menerjuni usaha kuliner dengan mengolah “ Entog “ ini sangat menarik sebab warung Entog di tempat terpencilpun dikejar pembeli.

“ Tekstur daging yang tebal dan lembut ketika dibumbui dengan tepat akan menghasilkan rasa yang luar biasa.” Terangnya.

TRENDING :  Dampak Peraturan Baru, Anggaran PUPR Dipangkas Rp 32 M

Sementara itu Kampung Entog merupakan usaha kuliner yang ditawarkan dengan konsep berbeda yakni memiliki parkir luas dan varian menu lebih banyak. “ Umumnya pemain kuliner Entog hanya mengandalkan 3 varian menu namun di tempat kami memiliki 5 varian menu bahkan bagi yang tidak menyukai Entog kita siapkan juga ayam kampung yang dimasak 5 varian menu juga.” Imbuhnya.

TRENDING :  Tak Disangka, Lahan Kosong Disulap Jadi Kebun Gizi di Kudus

Memasukan ayam kampung sebagai tambahan bahan bau menu dirinya menyampaikan bahwa dalam sebuah keluarga atau rombongan ada yang tidak menyukai Entog jadi untuk bisa tetap makan bersama dirinya menyediakan ayam sebagai menu tambahan.

Saat disinggung terkait ketersediaan bahan baku Entog dirinya mengaku memang ada sedikit kendala mengingat Entog belum dibudidayakan secara masal seperti halnya ayam potong yang sudah berskala industri.Artinya bagi peternak Entog memiliki prospek cerah.( Mr )

KOMENTAR SEDULUR ISK :