Menikmati Kuliner Sembari Rasakan Terapi Ikan di Kebun Ashoka Kudus

oleh
Abhar, Pengelola resto Kebun Ashoka saat menunjukkan kuliner ter endesnya. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Di Kudus Jawa tengah terdapat tempat kuliner unik yang dapat jadi pilihan untuk berwisata kuliner. Tak hanya menikmati makanan saja, tetapi Anda juga bisa sambil terapi gigit ikan.

Resto ini, berada di Loram Kulon dukuh Karangwatu,  Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di sini pengunjung bisa makan dan minum, sembari bermain dengan kerumunan ikan terapi.

Abhar, Pengelola resto Kebun Ashoka mengatakan, Menu yang ditawarkan di resto Ashoka tak jauh beda dari kebanyakan kuliner. Seperti Sego kinco, Sego tewel, Bandeng gongso, Ayam ashoka, Garang asem kinco, Keong srutup dan Keong gedek. “Namun, sensasi merendam kaki di kolam terapi ikan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” terangnya kepada isknews.com, Minggu (27/12/2020).

Pengelola resto sengaja membuat kolam ikan yang dangkal berisi ikan terapi ini untuk menarik pengunjung. Selain kolam ikan juga terdapat kolam mandi untuk anak-anak.

“Kami berinisiatif untuk membuat resto yang mana, sambil nyantai kulineran, tapi kita dapat hikmahnya sambil terapi ikan, jadi untuk terapi, kita bisa untuk menetralisirkan kulit,” imbuh Abhar.

Dikatakannya, terapi ikan dengan menggigit permukaan kulit kaki, diyakini akan mengganti sel-sel kulit mati, di bagian kaki sehingga kulit terasa lebih halus.

Bagaimana Anda tertarik untuk berkunjung ke tempat ini? Di sini pengunjung tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Hanya dengan membeli 2 paket menu, pengunjung bisa menikmati kuliner, sembari merasakan sensasi merendam kaki di tengah kerumunan ikan terapi dan Putra-putri bisa diajak bermain di kolam.

Tak hanya itu, di tengah pandemi COVID-19 ini, pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan memakai masker.

“Sebelum pandemi, resto Ashoka juga dibuat sebagai sarana edukasi atau tempat belajar pengolahan ikan oleh pelajar,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :