Mesin Selep Jagung Bising di Pertanyakan Perijinan

oleh

Kudus, isknews.com. Menimbulkan suara dengung dan menggetarkan bangunan sekitar, pabrik penyelepan jagung di Jalan Diponegoro desa Nganguk RT 03 RW 01 disidak LH dan BPMPPT Kabupaten Kudus, Rabu (10/06).

Menurut pemilik bangunan disekitar pabrik merasa terganggu dengan suara dengungan dan getaran dari pabrik selep jagung tersebut. Saat pemilik pabrik Sutrisno ditanyai BPMPPT tentang perijinan beliau tidak dapat memunjukkan.

“Kalau saat ini saya tidak dapat menunnjukkan, tapi kalau besok mungkin bisa saya antar ke kantor, soalnya surat ijinnya terselip” kata Sutrisno.

TRENDING :  Polri Pastikan Pelapor Beras Plastik Tak Akan Dipidanakan

Disinggung masalah dengungan dan getaran yang diakibatkan proses produksi mesin selep jagung tersebut sang pemilik menuturkan bahwa sanya memang pernah mendapat laporan kalau mesin selepnya mengganggu aktifitas lainnya, sehingga setelah ada laporan sang pemilik pabrik berusaha untuk mengurangi suara dan getaran.

TRENDING :  Program Living In Asian, Mahasiswa Asing Belajar Budaya dan Kearifan Lokal Kudus

“Memang kami pernah mendapat laporan berupa surat dari salah satu Lembaga swadaya masyarakat, tapi setelah itu kami berusaha untuk mengurangi suara mesin dengan memasang peredam diruangannya, itupun perlu proses panjang 2 minggu belum pasti selesai untuk membenahi mesinnya” tuturnya

TRENDING :  PR Keluarkan Rp 23,986 M Uang “Desemberan” Untuk 67 Ribu Buruh Rokok

Untuk perijinan kebisingan suara mesin sudah dilaporkan, namun dari pihak perijinan menunggu setelah mesin selesai diperbaiki dan akan dilakukan uji coba.

“Suara mesin sudah kami laporkan ke perijinan, tapi dari sana menyarankan untuk pelaksanaan uji coba setelah mesin di perbaiki” pungkasnya.

. *gp

KOMENTAR SEDULUR ISK :