Miliki Prodi Terbanyak Di Indonesia STAIN Kudus Tandatangani MOU Dengan Pemkab Kudus

oleh -1,129 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Dalam rangka menjalin kerjasama pendidikan antara Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus dengan Pemerintah Kabupaten Kudus, sore tadi telah dilangsungkan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) di Aula Rektorat lantai 3 Kampus STAIN Kudus Ngembalrejo Bae Kudus, Kamis (6/7/17).

Acara penanda tanganan MOU dengan panitia penyelenggara Dr. H. Saekhan Mukhid yang merupakan Pembantu Ketua 1 STAIN Kudus, dihadiri oleh Bupati Kudus,  H.Musthofa, H.Fatkhul Mufit Msi, Ketua STAIN Kudus, para Asisten 1, 2 dan 3, para pimpinan OPD Pemkab.Kudus, para ketua jurusan, para kepala unit, para dosen, perwakilan mahasiswa STAIN Kudus dan Para Camat se.Kudus serta Kades Ngembalrejo Kecamatan Bae Kudus.

Saekhan Mukhid selaku ketua penyelenggara, dalam sambutannya menyampaikan, Pertemuan ini adalah paling lengkap anatara Stain dengan Pemkab.Kudus dalam acara MOU. “Kegiatan ini tujuan utama adalah penanda tanganan MOU dan mengapa kegiatan ini baru di laksanakan karena di anggap baru pantas karena STAIN sekarang sudah mempunyai prodi secara umum termasuk politik,” ujarnya.

Ditambahkannya, “MOU ini akan relevan sesuai dengan bidang- bidangnya karena setelah MOU akan kita ikuti kerja sama dan sekarang STAIN Kudus mempunyai 29 prodi dan merupakan prodi terbanyak di indonesia,” tuturnya.

STAIN Kudus sebagai pembimbing dan Pemkab sebagai pemakai produk yang kita miliki dan harus klop antara pengguna dan pemakai, dan diharapkan STAIN bisa mensinergikan program bupati yang telah berjalan.

“Diharapkan lulusan Stain nanti dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bagaimana kita bisa mempunyai sertifikat ketrampilan kerja yang baik atau skill yang dapat diandalkan oleh pemerintah maupun masyarakat,” katanya.

Dr. H. Fathul Mufid, M.S.I. selaku Ketua STAIN Kudus dalam kata sambutannya menyampaikan, “STAIN merupakan aset karena mempunyai 10.000 mahasiswa dan 300 dosen, para Dosen STAIN Kudus juga mayoritas mempunyai pengaruh di masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pemerintah Daerah,” ungkapnya.

STAIN Kudus mempunyai kemajuan yang sangat pesat karena sudah memiliki 10.000 mahasiswa lebih, dan Islam akan mengalami kemajuan setelqh abad 19 setelah dan kemunduran karena di kotomi oleh ilmu agama dan umum.

Semua ilmu ada yang hukumnya fardu ain dan fardu kifayah maka apabila tidak ada ilmu tertentu maka dia harus dapat menanggung sehingga dalam waktu dekat akhir tahun 2017 Stain Kudus akan menjadi IAIN Kudus.

Sementara itu Bupati Kudus Musthofa, dalam sambutannya menyampaikan, Pemkab Kudus merupakan bagian dari Stain sehingga pelaksanaan MOU sudah di tunggu tunggu sampai mempunyai mahasiswa dan prodi yang banyak.

Pemkab maupun negara wajib hadir dan mengurus masalah pendidikan maka di harapkan mahasiswa jangan berfikir yang aneh aneh terhadap pemerintah maupun negara.

Kita harus tahu arti hidup di dunia di mana harus mempunyai konformen yang baik apabila ingin menjadi pemimpin dan harus di landasi hati yang bersih ucapan yang santun serta dermawan.

“Mari kita membuka hati yang jernih pola pikir yang baik karena kalau kita lihat sekarang banyak perusahaan, bisnismen besar di negara kita maka kita harus dapat mengikuti tuntutan jaman tersebut agar kita tidak ketinggalan baik melalui komunikasi maupun konfirmasi,” tambahnya.

Di harapkan setiap prodi di STAIN Kudus agar sesuai dengan IP serta di landasi agama yang kuat agar nantinya dapat menjadi seorang pemimpin yang baik di masa mendatang.

Seluruh kegiatan di STAIN jangan hanya mengikuti urusan umum saja tetapi harus dapat mengikuti perkembangan yang ada di luar agar STAIN semakin maju dan baik dalam menciptakan para kader generasi penerus bangsa yang dapat di andalkan.

Kita tidak bisa hidup normal saja karena kita terusik dengan keadaan yang ada, maka dari itu harus dapat mengikuti era perkembangan yang telah terjadi.

Alumni STAIN Kudus di harapkan berbobot dan agamis dan Kudus harus menjadi paku bumi pendidikan maka dari itu harus ada kerja sama antara pemerintah dengan perguruan tinggi yang ada di kudus. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :