Minimalisir Adanya Politik Uang, Bawaslu Kudus: Jepangpakis Resmi Jadi Desa Anti Politik Uang

oleh -389 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Bawaslu Kabupaten Kudus telah resmi membentuk Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menjadi Desa Anti Politik Uang melalui penandatangan nota kesepakatan antara Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus dengan Kepala Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus,

Penandatanganan nota kesepakatan dilaksanakan melalui kegiatan rapat koordinasi pengembangan Desa Anti Politik Uang yang berlangsung di aula balai desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis, (14/10/2021).

Ketua Bawaslu Kabupaten Kudus, Moh Wahibul Minan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Desa Jepangpakis dipilih karena pada saat pemilihan Kepala Desa sebelumnya sudah meminimalisir adanya politik uang. “Setidaknya sudah ada pendidikan demokrasi di Desa Jepangpakis sejak dini, harapannya pada saat Pemilu dan Pemilihan memilih pemimpin bukan karena uang tetapi karena visi dan misi dari pemimpin yang akan dipilih,” ungkapnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Jepangpakis, Perangkat Desa, BPD, LPMD, Tokoh Masyarakat dan Pemuda, serta Karang Taruna Desa Jepangpakis.

Pembentukan Desa Pengawasan dan Desa Anti Politik Uang sudah dijalankan Bawaslu Kabupaten Kudus sejak tahun 2020. Kemudian pada tahun 2021 targetnya akan membentuk sejumlah empat Desa Pengawasan dan empat Desa Anti Politik Uang.

Sementara itu, Kepala Desa Jepangpakis, Sakroni, optimis dengan keterlibatan semua warga masyarakat dan stakeholder praktek politik uang akan bisa dikurangi bahkan dihilangkan. “Apapun alasannya yang namanya money politic itu tidak diperbolehkan, keterlibatan semua warga masyarakat dan stakeholder praktek politik uang akan bisa dikurangi bahkan dihilangkan”, ujarnya.

Sakroni juga berharap politik uang di Desa Jepangpakis bisa dihilangkan, karena praktek politik uang akan merugikan diri sendiri dan berefek adanya korupsi yang akan merajalela. Adanya penandatanganan nota kesepakatan diharapkan agar kerjasama antara Bawaslu Kabupaten Kudus dan Desa Jepangpakis terus berkelanjutan terutama mengenai pendidikan politik dan demokrasi agar diwujudkan pemilu yang bermartabat dan demokratis. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :