Minyak Goreng, Telur Ayam Ras dan Bawang Sumbang Inflasi di Kudus

oleh -128 kali dibaca
Salah satu pedagang di Pasar Jekulo Kudus

Kudus, isknews.com – Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus, Rahmadi Agus Santosa menyebutkan pada Maret 2022 terjadi inflasi sebesar 0,81 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,07. Minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, tahu mentah dan bawang putih menjadi penyumbang 0,65 persen andil utama naiknya indeks harga pada kelompok ini.

Bulan Februari lalu harga minyak goreng mengalami deflasi karena adanya kebijakan subsidi harga minyak goreng. Akan tetapi yang terjadi justru kelangkaan minyak goreng. Masyarakat sulit mendapatkan minyak goreng subsidi di toko maupun di pasar tradisional.

Adapun bisa mendapatkan minyak goreng harus dengan antrian dan batasan pembelian maksimal 2 Liter per orang. Hal itu menyebabkan keresahan di masyarakat karena minyak goreng merupakan kebutuhan pokok untuk rumah tangga.

Oleh sebab itu, pada pertengahan bulan Maret pemerintah memutuskan untuk mencabut harga subsidi minyak goreng dan kembali menyesuaikan dengan harga keekonomian. Dengan tidak ada lagi subsidi menyebabkan harga minyak goreng dipasaran mengalami kenaikan.

Sedangkan kenaikan telur ayam ras disebabkan karena meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa.

“Inflasi terjadi karena ada kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pengeluaran kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 2,43 persen; kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 1,41 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,27 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,16 persen; kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,14 persen; kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 0,12 persen; serta kelompok Transportasi sebesar 0,06 persen,” jelasnya dalam press rilis di Kantor BPS Kudus, Senin (4/4/2022).

Tingkat inflasi tahun kalender Maret 2022, lanjut Agus, adalah sebesar 1,65 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 2,70 persen.

Sementara untuk di Jawa Tengah pada bulan ini mengalami inflasi sebesar 0,75 persen dengan indeks harga sebesar 108,58 sedangkan Nasional mengalami inflasi sebesar 0,66 persen dengan indeks harga sebesar 108,95. „

“Inflasi di Jawa Tengah terjadi di enam kota SBH yaitu: Kota Cilacap sebesar 1,19 persen; Kota Surakarta sebesar 0,93 persen; Kota Tegal sebesar 0,89 persen; Kota Purwokerto sebesar 0,82 persen; Kota Kudus mengalami inflasi sebesar 0,81 persen; dan Kota Semarang mengalami inflasi sebesar 0,66 persen,” terangnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :