Bejad! Usai Memperkosa, Bapak Ini Tega Habisi Nyawa Putri Kandung Sendiri

oleh -18.269 kali dibaca
Slamet, tersangka pembunuhan dan pemerkosaan anak kandungnya sendiri (Foto: YY)

Kudus, isknews.com – Sungguh bejad perilaku pria berperawakan kecil ini, betapa tidak, setelah hampir dua pekan melakukan penyelidikan atas kematian siswi MA yang diketemukan meninggal di dapur rumahnya Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu Kudus, Polisi berhasil meringkus dan menetapkan S (45) sebagai tersangka pembunuhan HKN (17) yang merupakan ayah kandung korban.

Tersangka S dimintai keterangan oleh Kapolres Kudus (Foto: YY)

Tersangka mengaku kepada polisi, tega melakukan aksi bejat hingga membunuh putri kandungnya sendiri lantaran lama tidak mendapatkan jatah dari sang istri.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi (Foto: YY)

“Motifnya menurut pengakuan tersangka, lama tidak diberi jatah oleh istri. Kemudian melihat anaknya timbul hawa nafsu,” kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Senin (24/5/2021).

Kapolres menjelaskan, tersangka melakukan semua itu lantara  terdorong emosi dan nafsu.

Tersangka S mengakui, melakukan perbuatan bejat tersebut lantaran sudah sebulan sang istri tidak memberikan jatah berhubungan intim kepadanya.

“Sudah satu bulan tidak dikasih istri, karena saat itu bulan puasa,” katanya.

S mengaku, jika putri kandungnya tersebut sempat dipukul menggunakan batu bata lantaran memberontak, saat diminta menuruti hawa nafsunya.

“Saya pukul pakai batu bata, karena dia berontak. Takut ada yang tahu dan ketahuan istri,” ucapnya.

“Saya kalap waktu itu, salah sekali saya. Nyesal sekali, ” imbuhnya.

Atas perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 80 ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 338 KUHP. Ancaman hukumannnya 15 tahun penjara.
Diberitakan sebelumnya, HKN ditemukan meninggal di dapur rumahnya  Rabu, (5/5/2021). Dari hasil autopsi, polisi menemukan sejumlah luka tidak wajar di sebagian titik pada tubuh korbankorban

Yakni berupa luka dari benda tumpul hingga sayatan benda tajam. Sehingga muncul dugaan remaja tersebut meninggal karena dibunuh.(YY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :