Mobil Angkut 80 Ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai Kudus

oleh
Foto : istimewa.

Kudus, isknews.com – Usai berhasil menyita rokok ilegal dari sebuah truk pada Minggu (11/10) lalu, Bea Cukai Kudus kembali berhasil menggagalkan pengiriman rokok ilegal yang dimuat pada sebuah mobil pada Sabtu (17/10). Kali ini, sebanyak 80.000 batang rokok berhasil diamankan petugas dari sebuah mobil yang diketahui melakukan pengiriman dari Jepara.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, pada saat tim melakukan patroli, tim mendapatkan informasi tentang adanya mobil yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal dari Jepara. Berbekal ciri ciri mobil sesuai informasi, tim melakukan penyisiran dan pengejaran seketika dari jalan raya Demak Purwodadi. Mobil berhasil dihentikan di daerah Godong Grobogan.

“Rokok yang berhasil disita petugas terindikasi melanggar Pasal 54 UU No. 11 Tahun 1995 jo. UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai karena tidak dilekati pita cukai (polos) dengan merek “Fajar Bold”. Gatot menuturkan nilai rokok ilegal yang diamankan dari sopir berinisial FRA (39 tahun) tersebut senilai Rp 81.600.000,00 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 47.465.600,00,” terang Gatot dalam siaran pers, Minggu (18/10/2020)

Dalam situasi pandemi Covid-19, lanjut Gatot, terdapat oknum masyarakat yang memanfaatkan celah untuk melancarkan aksi pelanggaran di bidang cukai. Akan tetapi bagi Bea Cukai Kudus pandemi bukan menjadi alasan untuk lengah dalam mengamankan hak-hak negara. Berdasarkan informasi dari intelijen dan masyarakat, Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan pengiriman rokok ilegal tersebut.

Gatot mengatakan, aksi tersebut merupakan wujud konkret kinerja Bea Cukai Kudus dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap barang kena cukai ilegal. Hingga pelanggaran tersebut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Bea Cukai Kudus telah melakukan penindakan terhadap rokok ilegal sebanyak 67 kali dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 9.561.215.327,00. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :