Mulai Berjualan, PKL City Walk Jalan Sunan Kudus Diminta Jaga Kebersihan

oleh -1.503 kali dibaca
PKL City Walk Jalan Sunan Kudus mulai berjualan malam ini. Jumat (26/3/2021). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pekojan di kawasan City Walk Jalan Sunan Kudus mulai berjualan malam ini, Jumat (26/3/2021). Deretan tenda berjejer rapi itu mulai di pasang para PKL dari Jumat sore.

“Ya, mulai malam ini PKL serentak berjualan, sekitar ada 50 PKL yang akan berjualan,” jelas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti, kepada awak media.

Pihaknya pun tetap meminta PKL dan pembeli di area tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan.

“Untuk prokes kita kerjasama dengan dinas terkait untuk mengurai kerumunan sedangkan PKL tetap saya minta menjaga kebersihan, terutama tidak membuang sampah di selokan yang bisa menyumbat pembuangan air. Misal ada sisa tulang atau duri bekas makanan, tidak boleh membuangnya ke dalam selokan, disaring dimasukkan ke dalam kantong plastik. Untuk itu kami mohon kesadarannya,” ujarnya.

Jika tak mau menjaga ketertiban dan kebersihan, Sudiharti tak segan menggusur para PKL. “‎Kalau nggak mau ikut menjaga, ya sudah, saya tutup saja. Sudah diberi tempat gratis, di tengah kota, masak nggak mau merawat,” jelas dia.

Sebelumnya pihaknya sempat merelokasi di Gang 1 (selatan simpang tujuh Kudus) selama pembangunan Kudus City Walk berlangsung.

Sudiharti berharap, para PKL yang akan menempati kawasan tersebut bisa terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan para pemilik toko. Sehingga tidak ada kesalahan komunikasi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara Ketua Paguyuban PKL Pekojan Mundloha menanggapi terkait permasalahan komunikasi dengan sejumlah pemilik toko, Toha mengatakan sudah diselesaikan dengan baik dan sudah tidak ada permasalahan. “Memang sempat ada kesalahan komunikasi, tapi sudah tidak masalah,” terangnya..

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kudus Kholid Seif berharap, dengan menjaga kebersihan, keberadaan PKL bisa membuat tampilan Kudus City Walk tetap menarik. “Contohnya tetap menarik, setiap pedagang bisa memakai seragam dan menata daganagnnya supaya kelihatan menarik,” paparnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :