Musim Penghujan Harga Cabai di Pasaran Semakin Pedas

oleh -117 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Musim penghujan menjadi salah satu faktor semakin pedasnya harga cabai di pasaran. Selain itu, sebagian harga komoditas  sayuran dan sembako juga naik.

“Memang harga sayuran sudah banyak yang merangkak naik khususnya adalah cabai,” jelas Kasi Fasilitasi Perdagangan pada Dinas Perdagangan kabupaten Kudus, Teddy Hermawan, Jum’at (11/12/2020).

Dengan kondisi cuaca hujan turun dengan intensitas tinggi, tidak banyak petani yang menanam cabai. Alasannya cabai mudah busuk.

Beberapa cabai yang mengalami kenaikan adalah cabai merah besar kertiting saat ini dihargai Rp. 49.000/kg. Sedangkan untuk cabai merah besar teropong dihargai Rp. 53.333/kg.

Sementara itu lanjut Teddy, untuk harga cabai rawit merah tembus Rp. 50.667/kg dan cabai rawit hijau harganya juga mengalami kenaikan yakni Rp. 26.333/kg dari sebelumnya Rp. 23.333/kg. Sedangkan harga bawang merah saat ini turun Rp. 1.000 menjadi Rp. 30.333/kg dari sebelumnya yang dihargai Rp. 31.333. Lalu untuk harga bawang putih masih bertengger diharga Rp. 27.000/kg.

Jika melihat siklus tahunan, lanjutnya, harga cabai akan terus melonjak naik menjelang liburan panjang Natal dan Tahun Baru (nataru).

“Harga susah turun sampai tahun baru, apalagi musim hujan seperti ini barangnya susah didapat,” terangnya.

Selain Cabai, Harga sembako di pasaran mengalami kenaikan, bahkan untuk beras yang sebelumnya Rp. 8.500 per kilogram untuk medium kini naik menjadi Rp.8.700 per kilogram. Bahkan dipasaran sudah dijual Rp. 9.000 pe kg. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :