Nelayan Tuntut Realisasi Tambat Kapal

oleh -926 kali dibaca

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Puluhan nelayan cantrang Paguyuban Mina Santosa, Minggu (16/07/2017), menagih janji Pemkab Pati untuk segera merealisasikan proyek tambat labuh kapal di Sungai Silugonggo. Dengan begitu, penumpukan kapal yang berlabuh di sepanjang sungai bisa dihindari.

Diketahui, Pemkab Pati tengah mengupayakan pembangunan kolam tambat kapal. Tahun 2017 ini, pengadaannya diawali dengan membangun jalan akses menunju lokasi kolam tambat kapal yang berada di wilayah Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, tak jauh dari alur Sungai Juwana. Adapun pembangunan kolam, diperkirakan mulai dilakukan tahun depan dengan sharing anggaran dari APBN, APBD Provinsi Jateng, dan APBD Pati.
Dalam dialog antara P3 Bajomulyo dengan Paguyuban Nelayan Cantrang itu, mereka meminta agat akses bongkar muat hasil tangkapan laut lebih cepat.

 

Juga, perpadatan kapal di area pelabuhan dapat diminimalisir. Apalagi, dalam satu bulan ini saja, sudah ada dua musibah kebakaran kapal di daerah tersebut, yakni Rabu (14/06/2017) dengan lima kapal hangus, serta kebakaran 12 kapal dengan tiga korban luka, Sabtu (15/07/2017).

“Kecamatan Juwana ini merupakan pusat perikanan sejak tahun 2007. Dengar-dengar, akan ada proyek tambat kapal, namun sampai sekarang belum ada realisasi,” papar Tokoh Paguyuban Mina Santosa, Sutrisno.

Lanjutnya, sampai saat ini belum ada fasilitas tambat kapal di Timur Sungai Silugonggo. Sementara, fasilitas tambat yang berada di sebelah Barat sungai, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Pati merupakan, hasil swadaya nelayan sendiri.

“Dulu kami sempat merasa senang dengan adanya wacana pembangunan tambat labuh kapal di Timur sungai, tetapi sampai saat ini kok belum di bangun,” tukasnya.(Wr)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :