November Dimulai, Menteri PU Setujui Rp60 M Renovasi Stadion Wergu Wetan Kudus

oleh -641 Dilihat
Stadion Wergu Wetan Kudus yang akan segera dilakukan renovasi (foto: YM)

Kudus, isknews.com – Harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus untuk mendapatkan kucuran dana Rp 90 miliar dalam perbaikan Stadion Wergu Wetan akhirnya harus direvisi. Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, memastikan bahwa pemerintah pusat hanya menyetujui anggaran Rp 60 miliar untuk proyek tersebut.

Kepastian itu disampaikan Dody saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kudus pada Sabtu (6/9/2025).

“Perbaikan stadion, insyaallah iya. Mungkin kita upayakan tahun ini (mulai perbaikan),” kata Dody kepada awak media.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Harry Wibowo, membenarkan adanya penyesuaian anggaran yang dilakukan pemerintah pusat. Dari komunikasi dengan Ditjen Cipta Karya Kementerian PU RI, nilai perbaikan stadion hanya disetujui Rp 60 miliar, lebih rendah dari proposal Pemkab sebesar Rp 90 miliar.

Menurut Harry, penyesuaian tersebut didasarkan pada kondisi Stadion Wergu Wetan yang berada di tengah kota dengan keterbatasan lahan. Tim gabungan dari KONI Pusat dan Kementerian PU juga sudah dua kali turun langsung meninjau lokasi.

“Melihat situasi dan kondisi Stadion Wergu Wetan, memungkinkan di angka Rp 60 miliar. Kalau lokasinya luas seperti di Jepara atau Blora, mungkin bisa sampai Rp 90 miliar,” jelasnya.

Dengan adanya pemangkasan, desain awal stadion pun harus disesuaikan. Pemkab Kudus diminta merevisi rancangan perbaikan agar sesuai dengan plafon anggaran yang ditetapkan.

Sementara itu, pemerintah pusat akan menanggung penuh pembiayaan proyek. Pemkab Kudus hanya bertugas menyiapkan dokumen perencanaan dan kesiapan lahan.

Mekanisme ini serupa dengan proyek penggantian Jembatan Karangsambung Kudus yang masuk program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Setelah selesai, bangunan akan diserahkan kepada Pemkab Kudus untuk dimanfaatkan masyarakat.

“Informasinya diharapkan bulan November (2025) bisa mulai pengadaan. Saat ini melengkapi dokumen, termasuk revisi desain dari Rp 90 miliar menjadi Rp 60 miliar,” tambah Harry.

Namun, revisi anggaran membawa konsekuensi. Beberapa item perbaikan yang sebelumnya diajukan akan dihilangkan. Stadion tidak akan dilengkapi atap secara penuh, dan tidak semua tribun mendapatkan fasilitas kursi tunggal (single seat).

Dana Rp 60 miliar tersebut akan difokuskan pada perbaikan lapangan utama, lintasan (track), serta penambahan pintu darurat. Langkah ini ditempuh agar keamanan penonton lebih terjamin, sekaligus mengantisipasi tragedi serupa di Stadion Kanjuruhan Malang agar tidak terjadi di Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.