NPCI Kudus Targetkan Lima Medali Emas, Atlet Disabilitas Siap Bersaing di Peparprov Jateng 2026

oleh -61 Dilihat
Pengurus NPCI Kudus, Rismawan Yulianto, saat melakukan audiensi dengan Bupati Kudus Samani Intakoris di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (2/11/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kudus memasang target meraih lima medali emas dalam ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Jawa Tengah 2026. Kontingen Kudus optimistis mampu meningkatkan prestasi dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Target tersebut disampaikan pengurus NPCI Kudus, Rismawan Yulianto, saat melakukan audiensi dengan Bupati Kudus Samani Intakoris di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (2/11/2026). Audiensi tersebut sekaligus menjadi ajang memperkenalkan kepengurusan baru NPCI Kudus, meminta doa restu, serta menyampaikan rencana pelepasan kontingen pada 20 November mendatang yang telah disetujui Bupati.

Rismawan mengatakan, kontingen Kudus akan mengirimkan 26 personel yang terdiri dari 19 atlet dan tujuh ofisial. Mereka dijadwalkan berlaga pada lima cabang olahraga (cabor), yakni para angkat berat, para tenis meja, para atletik, para taekwondo, dan para catur.

Peparprov V Jateng 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 22-26 November 2026 di Kota Surakarta. Untuk menghadapi kompetisi olahraga bagi atlet disabilitas tersebut, NPCI Kudus telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pemusatan latihan selama tiga bulan terakhir.

”Persiapannya sudah cukup lama. Kami sudah mematangkan pelatihan dan melakukan sentralisasi sejak tiga bulan lalu untuk mengejar target. Kami harus mengetahui posisi kemampuan atlet, termasuk berapa beban yang harus diangkat agar bisa mendapatkan medali,” katanya.

Ia menyebut, sejumlah cabang olahraga memiliki peluang besar menyumbangkan medali emas, terutama para angkat berat, para catur, dan para atletik. Salah satu atlet yang menjadi andalan adalah Rani Puji Astuti, atlet para angkat berat putri asal Kecamatan Jekulo.

Rani diketahui pernah menorehkan prestasi di ajang Asian Para Games. Saat ini, ia juga tengah mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) di Solo. Meski menjalani pembinaan di luar daerah, Rani masih tercatat sebagai warga Kudus sehingga akan memperkuat kontingen daerah asalnya.

”Harapannya Mbak Rani bisa mendapatkan minimal dua medali emas. Kemudian dari angkat berat juga ada potensi lainnya, termasuk dari catur dan atletik,” jelasnya.

Menariknya, Peparprov V Jateng 2026 juga menjadi pengalaman pertama bagi Rismawan mengikuti kompetisi tersebut sebagai atlet. Pengurus NPCI Kudus itu akan turun bertanding pada cabang para angkat berat kelas 75-80 kilogram.

Pada Peparprov 2023 lalu, kontingen Kudus berhasil membawa pulang empat medali emas yang seluruhnya disumbangkan dari cabang angkat berat. Selain itu, Kudus juga mengoleksi sejumlah medali perak dari cabang angkat berat dan catur.

Tahun ini, NPCI Kudus berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan melalui kontribusi sejumlah cabang olahraga. Namun, persaingan diperkirakan berlangsung ketat dengan Kota Semarang, Kota Surakarta, dan Kabupaten Cilacap sebagai daerah yang dinilai memiliki kekuatan cukup diperhitungkan.

Di sisi lain, Rismawan mengakui regenerasi atlet masih menjadi pekerjaan rumah bagi NPCI Kudus. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan olahraga disabilitas agar semakin banyak atlet potensial yang bisa memperkuat Kabupaten Kudus.

”Hambatan terus terang di regenerasi atlet. Harapannya mudah-mudahan nanti ada perhatian dari Bupati supaya ke depannya muncul atlet-atlet baru yang bisa membela Kudus,” ungkapnya.

Ia berharap olahraga disabilitas tidak sekadar menjadi sarana meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Lebih dari itu, olahraga diharapkan mampu membuka peluang peningkatan ekonomi serta kesejahteraan bagi para atlet penyandang disabilitas.

”Harapannya teman-teman disabilitas bisa meningkatkan perekonomian melalui olahraga, mengharumkan nama Kudus, dan yang paling penting kesejahteraan atlet disabilitas lebih diperhatikan,” tandasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.