Operasi Gabungan Dishub Jawa Tengah di Terminal Induk Kudus, Temukan 6 Bus Tak Layak Operasi

oleh

Kudus, isknews.com – Meningkatnya mobilitas masyarakat gunakan transportasi umum saat perayaan natal dan tahun baru, petugas gabungan dari Sidak petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten Kudus Bersama Kepolisian Satlantas Polres Kudus lakukan razia bersama terkait pengecekan kelaikan jalan kondisi bus dan awak bus, Rabu pagi. (18/12/2019).

Dishub

Dalam sidak angkutan umum tersebut, petugas gabungan sempat amankan enam bus yang dinilai tak layak jalan. Sebelumnya para petugas tersebut menghentikan satu persatu bus yang melintas di jalur pantura dan diminta masuk ke Terminal Induk Jati, Kudus.
Menurut Kepala Balai Pengelola Sarpras Perhubungan Wilayah Ii Dishub Provinsi Jawa Tengah, Sumirat yang memimpin kegiatan ini, kedatangan para petugas ini guna melakukan pengecekan kelengkapan surat-surat, dan memastikan kelaikan jalan transportasi umum bus antar kota.
“Tak hanya mengecek kelaikan bus, untuk memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan kesehatan prima saat mengemudi, satu per satu sopir dan awak bus di lakukan tes kesehatan dan test urine, Kata Sumirat di halaman dalam Terminal Induk Jati Kudus.
Dijelaskannya, dalam razia gabungan ini pihaknya menyisir bus AKDP, AKAP, bus wisata, maupun travel, agar angkutan umum dapat mematuhi peraturan yang ada, dan awak bus turut di periksa kesehatannya.
“Dalam razia gabungan petugas amankan dan menilang enam kendaraan tak layak jalan, yang harus di melengkapi administrasi maupun kondisi fisik bus,” tambahnya.
Banyak temuan diantaranya penyimpangan trayek, kir mati, dan kaca bus pecah, hingga tak di lengkapi kelengkapan berkendara yang sesuai.
“Razia gabungan ini dilaksanakan guna memastikan kelaikan jalan angkutan umum di perayaan libur natal dan tahun baru yang berpotensi meningkatnya mobilitas masyarakat. Fokus yang kita periksa administrasi, yaitu kir, trayek dan stnk, kemudian kita periksa fisik kendaraannya kita cek, kemudian untuk kru nya kita cek kesehatannya, hasilnya dalam proses, beberapa kendaraan kita temui pelanggaran kir mati maupun penyimpangan trayek,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut ditemukan enam bus yang diminta segera melengkapi administrasi maupun perbaikan kondisi fisik bus terlebih dahulu untuk kembali beroperasi.
“Kami berharap meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan angkutan umum, di imbangi pula sarana prasaran kelayakan bus dan awak bus dijalan. kedepan petugas gabungan bakal lakukan operasi kembali agar mobilitas masyarakat dapat aman dan nyaman,” tutur Sumirat. (ACF/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Trio LSM Demo Pelecehan Surat Al Maidah 51