Palastra Tea, Teh Racikan Bunga Kering Kreasi Warga Bulungcangkring

oleh -920 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Bila racikan teh biasanya menggunakan daun teh ataupun bunga melati, di Kudus ada racikan teh dengan berbagai macam jenis bunga yang dikeringkan. Penikmat teh pun tidak hanya disuguhkan dengan rasa dan aroma berbeda, tetapi juga menikmati berbagai warna dari macam teh yang estetik.

Racikan teh estetik milik Siwi Agustina baru berjalan sekitar 3 bulan yang lalu. Dikenal dengan merek Palastra Tea, teh racikan warga Bulungcangkring, Jekulo, Kudus ini sudah melalang hingga luar jawa.

“Kita penjualan lewat medsos, sudah sampai Jambi, lampung, jogja, malang, madura, jakarta, bandung, sulawesi, medan,” ujarnya.

Pemilik Palastra Tea, Siwi Agustina, tengah meracik teh dari aneka macam bunga kering (foto:my)

Palastra tea memiliki penyajian yang lebih variatif. Yakni dengan menambah rempah-rempah lain. Sehingga, teh memiliki citarasa dan aroma yang berkualitas tinggi.

Seperti teh Palastra Tea, yang berbahan teh hitam, teh hijau dan teh oolong. Diracik dengan bunga-bunga alami untuk menambah aroma, diantaranya bunga rosela, lavender, chamomile, mawar, melati, safflower, rosela, mint, dan telang.

Siwi juga menceritakan bahwa ide mulanya berawal dari kecintaan keluarganya dengan minuman favorit orang Jepang tersebut. 

“Selain kopi, saya dan keluarga memang suka mengonsumsi teh. Nah, dari situ saya mencoba mencari agar teh ini bisa dihidangkan lebih inovatif,” ujarnya.

Kebetulan, lanjut Siwi, ibunya memiliki pekarangan bunga rosela. Sehingga, ia bereksperimen meracik teh dengan bunga rosela yang sudah dikeringkan. Hasilnya, ia bisa menikmati kehangatan teh sekaligus aroma yang sedap.

“Bunga rosela kering kalau diseduh itu segar dan enak. Selain itu juga banyak manfaatnya,” tuturnya.

Keseriusannya menekuni dunia teh itu, kemudian ia mengikuti kelas meracik teh yang diselenggarakan secara online oleh sebuah kedai teh di Bandung.

“Dari pengalaman itu saya kembali bereksperimen meracik teh dengan bahan alami lainnya. Butuh waktu lebih dari sebulan saya untuk menemukan selera yang pas,” ungkapnya.

Menurutnya, Palastra Tea selain minuman yang memiliki citarasa, juga mampu membuat tubuh menjadi rileks dan nyaman.

“Untuk produksinya memang kita tidak banyak. Kalau ada yang pesan baru kita buatkan. Memang begitu, karena teh ini dibeda dengab olahan pabrik,” tandasnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :