Pati, ISKNEWS.COM – Pancasila sebagai idiologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang multi agama. Hal tersebut tercantum sila pertama dalam Pancasila, yaitu, Ketuhanan Yang Maha Esa. Setiap umat beragama dalam menjalankan ibadahnya dilindungi oleh negara.
Dalam melaksanakan ibadah masing-masing umat beragama mempunyai cara yang berbeda, tetapi mereka mempunyai tujuan yang sama, yaitu mereka minta makmur, selamat dan semua minta masuk surga. Oleh karenanya toleransi antar umat beragama sangat penting dilakukan setiap umat beragama.
Hal tersebut disampaikan Kapten Inf Yahudi, Danramil Juwana dalam sambutanya saat Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Jumat (1-6-2018).
“Negara melindungi agama tetapi negara tidak mengatur agama dalam ritualnya, yang tertuang sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa ada wujud toleransi dan saling menghormati sehingga terwujud kemanusiaan yang adil dan beradap sebagai implementasi bhineka tunggal ika untuk persatuan dan kesatuan bangsa,”tegasnya.
Yahudi juga menekankan pentingya toleransi untuk saling menghormati sesama pemeluk agama, dengan tujuan kemanusiaan yang adil dan beradab sebagai implementasi Bhineka Tunggal Ika. (WR/WH)






