Pantau PTM Seratus Persen, Disdikpora Kudus Pastikan adanya Fasilitas Prokes Hingga Satgas

oleh -883 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) seratus persen pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Meski begitu, pihaknya (Disdikpora) tetap terus memantau jalannya PTM 100 persen di Kudus.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Moch Zubaedi saat memantau jalannya PTM di SMP 3 Kudus, Selasa (4/1/2022).

Menurutnya, setelah pihaknya memantau di lokasi, dan mengecek secara keseluruhan pelaksanaan PTM seratus persen di sekolahan sudah bagus.

Ia menjelaskan, pihak sekolah telah memiliki SOP protokol kesehatan yang cukup ketat. Dimana saat baru masuk peseta didik telah telah dilakukan skrinning suhu, memastian siswa memakai masker dengan benar, dan meminta siswa untuk rajin mencuci tangan sebelum atau sesudah pembelajaran. “Protokol kesehatan yang sudah berjalan baik ini harus dipertahankan, dan ditingkatkan lagi,” ucapnya.

Sementara Kepala SMP 3 Kudus Suhartono mengatakan, pihak sekolah memang telah mempersiapkan secara matang sarana prasana prokes untuk PTM seratus persen tersebut. Pihaknya juga menyiapkan satgas khusus untuk memantau peserta didik. “Handsanitizer, pengecekan suhu, sarana cuci tangan dengan sabu disetiap depan kelas juga kami siapkan. Ada juga satgas yang selalu berkeliling,” ujarnya.

Orang tua wali, sambung dia, juga sudah diberitahu jika pembelajaran sudah seratus persen, dan menurutnya mereka mendukung hal tersebut.

Sementara Kepala SMPN 3 Kudus, Suhartono mengatakan sekolahnya mulai PTM normal sejak hari Senin (3/1/2022) kemarin. Berbagai fasilitas prokes telah pihaknya siapakan,

“Aplikasi PeduliLindungi kami upaya untuk segera dipasang, kita juga telah bentuk satgasnya khusus untuk memantau kegiatan para siswa di sekolah,” paparnya.

Ia mengungkapkan, Total siswa di SMP 3 Kudus berjumlah 874 siswa. Adapun pelaksanaan PTM dilakukan selama enam jam. Setiap mata pelajaran dilakukan selama 40 menit.

“Durasi KBM hanya durasi 6 jam, pembelajaran selama tiga jam kemudian dilanjutkan dengan istirahat dua jam dan dilanjutkan pembelajaran tiga jam lagi selesai. Terakhir 11.30 WIB. Satu jamnya  40 menit,” terang Suhartono. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :