Pasar Besito Dengan Konsep Baru Modern Dan Higienis

oleh -941 kali dibaca

12347944_1538036729850168_1337924343948516462_nKUDUS, isknews.com – Diprediksi tidak akan selesai tepat pada waktunya, pembangunan Pasar Besito, di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, justru bisa diselesaikan atau rampung lebih awal. Sesuai target, seperti yang tercantum pada papan nama proyek, bangunan baru yang akan digunakan sebagai pengganti Pasar Besito lama itu, harus sudah selesai pada 20 Desember 2015. Namun dalam pelaksanaannya, pada 10 Desember 2015 lalu, sudah selesai 100 persen.
Pantaun isknews.com, Minggu (13/12), proyek pembangunan Pasar Besito baru itu, pengerjaannya tersdiri atas los sebanyak dua unit yang digandeng, masing-masing berukuran panjang 21 m dan luas 24 meter, dan kios sebanyak 22 unit dengan ukuran 3 x 3 meter uniit. Baik los maupun kios, semua sudah selesai dan sudah dicar baik bagian luar atau dalam.
Berbeda dengan pasar lain yang pada bagian losnya terbuka antara satu lapak dengan lapak lainnya, sebagaimana umumnya pasar tradisional, di Pasar Besito, antara lapak satu dan lainnya dipisahkan dengan dinding yang tinggi, sekitar 2 meter. Hal itu terkait dengan perencanaan pasar yang modern dan higienis. Dinding itu berfungsi sebagai pemisah lapak, sesuai jenis dagangan yang dijual.
Menurut Yusuf, pelaksana penyedia jasa, atau rekanan yang mengerjakan Pasar Besito baru itu, konsep pasar modern dan higienis itu memang atas kehendak SKPD terkait, dalam hal ini, Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus. Pada setiap los, terbagi delapan lapak, pada setap lapak yang berhadapan, bagian belakannya dipisahkan dinding. “Info yang saya terima, dua lapak yang paling timur khusus untuk jualan ikan, kemudian di sebelahnya untuk jualan bumbu, dan seterusnya untuk barang-barang kelontong dan sandang atau pakaian.”
Dia menerangkan, batas waktu pembangunan yang hanya sekitar 1,5 bulan, untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Besito baru itu, berkembang pendapat dari sejumlah pihak, yang memprediksi tidak akan selesai tepat pada waktunya. Hal itu oleh pihak rekanan dianggap sebagai tantangan, dan dibuktikan dengan menyelesaikan lebih awal. “Meskipun selesai lebih cepat, kualitas bangunan tetap baik. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Desa Besito.”
Seperti diberitakan di isknews.com, Pasar Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, dibangun, di atas tanah bondo deso setempat. Pasar yang nantinya merupakan bangunan baru, pengganti pasar lama itu, pembangunannya menelan beaya sebesar Rp 3.310.300.000, dimulai akhir Oktober, dan ditargetkan akan selesai pada 20 Desember 2015.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :