Pasca Kebanjiran Awal Tahun, Petani Melon di Kudus Bakal Panen Sebelum Lebaran

oleh -552 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Mayoritas hamparan persawahan di Kabupaten Kudus pada awal tahun 2021 sebagian besar terendam banjir sebagai akibat dari dampak perubahan iklim ekstrim.  Melihat kondisi tersebut, program Bupati Kudus HM Hartopo melalui Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto, memberikan bantuan pinjaman bantuan pompa untuk mempercepat masa tanam. Yakni untuk kawasan dimana sekitarnya terdapat  sungai dengan debit air menyusut.

Bantuan pinjaman pompa sebanyak 6 unit ukuran 6 inch ini benar-benar bermanfaat. Pasalnya, di hamparan poktan Karono Tirto tersebut bisa mempercepat masa tanam. Sehingga sekarang tanaman berumur 35 hari. Sedangkan  masa panen diperkirakan tiga pekan lagi atau menjelang hari raya idul fitri 2021.

“Alhamdulillah, program bantuan pinjaman pompa dari bapak Bupati Kudus memberikan manfaat pada petani ,” Kata Catur Sulistiyanto , Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Senin (19/04/2021).

Sebagai gambaran, para petani di Desa Setro Kalangan Kecamatan Kaliwungu setiap tahun menjelang bulan ramadan secara serentak menanam melon. Sebab kebutuhan masyarakat untuk berbuka puasa dan hari raya idul fitri. Namun, cuaca ekstrim pada awal tahun 2021 membuat persawahan tergenang banjir sehingga tidak bisa untuk aktifitas pertanian. Namun, seiring redanya cuaca ekstrim maka debit air sungai langsung menurun.

Nah, kondisi ini tak luput dari monitoring Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. Kemudian memberikan laporan ke Bupati sehingga dicetuskan program pinjaman bantuan pompa. Tujuannya untuk mempercepat pengeringan air banjir dari persawahan. Sehingga petani lebih cepat menanam, tidak menunggu penyusutan secara alami.

“ Jadi, dengan pompa tersebut genangan air lebih cepat surut dibandingkan menunggu proses alamai. Maka, dengan cepat tanam dan sekarang berumur 35 HST sudah masuk awal ramadan. 3 Pekan lagi panen , semoga tumbuh dengan baik dan hasilnya maksimal. Sehingga bisa menjadi sangu hari raya untuk para petani ,” tuturnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :