Pati Bakal Punya Taman Air Mancur Menari

oleh

Pati,isknews.com (Lintas Pati) – Tambah ruang terbuka hijau di Bumi Mina Tani, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Pati, merevitalisasi Taman Kidang. Uniknya, tidak hanya merubah perwajahan taman saja, taman tersebut juga akan berganti nama menjadi Taman Stasiun Puri.

Nantinya, taman tersebut bakal mempunyai air mancur menari, lengkap dengan balutan warna-warni pencahayaan lampu LCD dan alunan musik. Ihwal tersebut diungkap Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan PUTR Pati, Ari Wibowo, saat dihubungi isknews.com.

“Namanya nanti akan menjadi Taman Stasiun Puri, tujuannya untuk menambah ruang terbuka hijau dan menambah nilai estitika. Karena taman itu terletak di jalur utama selain JLS, kami berharap masyarakat Pati dan luar bisa menikmati keindahan taman,” paparnya, Kamis (31/08/2017).

TRENDING :  Siswa SD di Margoyoso “Digoyang Rokok Jadi-jadian”

Ditambahkan, salah satu ikon Pati itu sedikitnya menghabiskan anggaran sebesar Rp 1.330.428.000. Pasalnya, harus me-remake total taman dengan sarana dan prasarana penunjang yang baru. “Kemungkinan akan menjadi salah satu objek wisata buatan dan ikon baru kota Pati,” jelasnya.

TRENDING :  Sumber Air Dari Batang Pohon Hebohkan Warga

Sementara itu, Penanggungjawab Proyek, Danu Ariyanto mengatakan, taman air mancur menari itu akan selesai pada 21 Desember tahun ini. Sedang, pembongkaran tahap pertama taman lama yang dibangun sekitar tahun 2007 itu, sudah berlangsung.

“Kami membongkar tebing-tebing lama, pagar besi, memindah tanaman dari area taman, serta meratakan tanah agar bisa dibuat kolam air mancur luasnya kurang lebih 50 meter persegi,” bebernya, saat ditemui di lokasi.

TRENDING :  Petugas Gabungan Tertibkan PKL di Kompleks Pasar Juwana Baru

Jika tidak ada kendala, imbuh dia, diperkirakan pembongkaran tahap pertama akan memakan waktu kurang lebih 2 minggu. “Kendalanya saat ini, kan ada tegangan listrik tinggi jadi harus hati-hati,” ungkapnya.

Meski begitu, tukas Danu, patung kidang sebagai ikon taman lama akan tetap menghiasi taman yang baru. “Kami bongkar total tamannya, tapi patung kidang tetap ada,” tandasnya.(WR)

KOMENTAR SEDULUR ISK :