Pedagang Pasar di Kudus Ajukan Keberatan Gerakan di Rumah Saja 6-7 Februari

oleh -347 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ yang didengungkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapatkan tanggapan dari Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) Kabupaten Kudus. Pasalnya, dalam program itu pasar tradisional diharuskan tutup.

Mewakili pedagang, Ketua HPPK Kudus Sulistiyanto menyatakan keberatannya atas kebijakan Jateng di Rumah Saja yang akan dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021) akhir pekan ini.

“Kami menilai penutupan selama dua hari berpotensi mengalami kerugian hingga miliaran,” jelas Sulis yang juga ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Kudus.

Berdasarkan rapat terbatas pengurus HPPK/ Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Kudus pihaknya menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut,

1. Menyampaikan keberatan atas ditutupnya Pasar Tradisional. Hal akan menganggu ekonomi tidak hanya dari pelaku pasar/pedagang akan tetapi menyangkut upah karyawan, pemasok , penyetor dan pelaku pasar terkait. (Tukang Parkir, kuli panggul, abang becak, gojek, grab, dll nya).

2. Memohon kepada Pihak pembuat kebijakan dalam hal ini adalah Gubernur, Bupati untuk meninjau kembali kebijakannya (membatalkan penutupan tgl 6 /7 Feruarib 2021) dengan beberapa pertimbangan diatas.

3. Kami pelaku pasar sanggup melaksanakan Prokes (protokoler keseahatan) yg diperketat di lingkungan pasar tradisional, dan kami sanggup mengadakan satgas swadaya untuk penegakan prokes di pasar tradisional.

4. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Rahmat dan RidhoNya kepada kita semua, sehingga pandemi ini cepat.berlalu.

Pihaknya pun mendorong para pemangku kekuasaan untuk mempertimbangkan kembali kebijakan yang bakal diterapkan akhir pekan ini.

Pihaknya meminta kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Plt Bupati Kudus HM Hartopo, agar kebijakan itu ditinjau kembali. “Kami benar-benar memohon kepada gubernur dan bupati untuk meninjau kembali kebijakannya dengan berbagai pertimbangan,” pintanya.

Sementara Kabid Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus, Albertus Harys mengatakan semua pasar di Kudus tutup selama dua hari saat Jateng di Rumah Saja.

Ia mengatakan, meski SE (surat edaran) belum terbit, Namun sudah diumumkan ke pasar-pasar melalui koordinator, dilanjutkan ke pedagang,” paparnya.

Pada hari Sabtu Minggu nanti, rencana pihaknya akan mensiagakan petugas penjaga di setiap pasar yang memastikan pasar tutup, dua hari tersebut digunakan untuk kebersihan pasar dan penyemprotan disinfektan di lingkungan pasar,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :