Pedagang Pasar Kliwon Kudus Dibatasi Pelunasan Bayar Sewa Kios dan Los Hingga Akhir Tahun

oleh -1,502 kali dibaca
Pasar Kliwon Kudus (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Pedagang Pasar Kliwon dalam pekan ini telah menerima surat tagihan tunggakan bayar sewa kios dan los. Dalam surat tersebut, bertuliskan nominal pembayaran dan ditegaskan batas waktu pembayaran diberi waktu tujuh hari setelah surat diterbitkan. Hal itulah yang membuat para pedagang keberatan.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Pengelolaan Pasar Albertus Harys Yunanta mengatakan surat tagihan telah diterbitkan 10 September. Namun, pihaknya memberikan kelonggaran pelunasan hingga akhir tahun 2021.

”Itungan nominal tunggakan masing-masing pedagang selama setahun. Apabila, ada kekeliruan dalam menuliskan nominal, bisa langsung diurus ke kantor pengelola Pasar Kliwon, dengan membawa bukti pembayaran sebelumnya atau kuitansi,” ujarnya.

Ia menerangkan, laporan di kantor pasar masih manual, terkadang ada yang belum dimasukkan tapi sudah ada kuitansinya. Jadi, setelah pembayaran pedagang wajib meminta kuitansi dan harus disimpan.

Ditambahkan, kebijakan ini juga untuk proses tanda tangan perpanjangan perjanjian sewa pemanfaatan kios dan los. Untuk nominal sewa sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8/2014 tentang Pemakaian Kekayaan Daerah. belum ada kenaikan, masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni kios, nilai sewanya sebesar Rp 500 per meter persegi, sedangkan los sebesar Rp 250 per meter persegi.

”Terakhir ada kenaikan 2019, sebelumnya sewa kios Rp 255 per meter persegi dan los per meter persegi Rp 125. dan, pembayaran tagihan sewa belum bisa memberikan keringanan. Kami beri kesempatan untuk dicicil bayarnya,” papar Harys.

Terpisah, Rukin salah satu pedagang Pasar Kliwon di blok B, menjelaskan jika memang belum membayar dari Januari hingga September 2021. Ia beralasan biasanya pelunasan dibayar di akhir tahun. Pihaknya, agak berat karena jualannya sepi dan kemungkinan dibayar seadanya uang dulu.

”Saya jualannya khusus baju seragam sekolah. Baru-baru ini saja laris, setelah diperbolehkan masuk sekolah. Setahun lebih sepi. Saya itungannya kios tapi luasannya tidak terlalu besar, tagihan saya tertulis Rp 3 jutaan lebih sedikit selama setahun. Ya, saya cicil seadanya uang. Kalau hanya kuat dua bulan saya bayar dulu. Yang penting ada niatan bayar,” paparnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :