Peduli Warga Terdampak Banjir, PGRI Kudus Serahkan Bantuan Logistik

oleh -152 kali dibaca
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kudus memberikan sejumlah bantuan logistik ke warga terdampak banjir di Kudus, Selasa (2/2/2021).

Kudus, isknews.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kudus turut hadir ditengah bencana banjir dengan mengkoordinir bantuan para guru berupa sejumlah paket sembako dan beberapa dus air mineral.

Ketua PGRI Kudus Ahadi Setiawan mengatakan, Bantuan diserahkan langsung ke warga terdampak banjir di Desa Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu Kudus, terutama warga yang tidak bisa kemana-mana akibat terisolir karena akses dikepung banjir.

“Bantuan berupa Air mineral amanah, mie instant, susu dan biskuit anak, kita serahkan melalui pengurus cabang PGRI Kaliwungu  dan BPBD Kudus,” jelasnya saat ditemui wartawan isknews.com sebelum ke lokasi banjir, Selasa (2/2/2021).

Kepala SMP 1 Kudus itu mengatakan, PGRI harus bergerak cepat sebagai bentuk solidaritas untuk peduli dan tanggap bencana. “Bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, akan tetapi semangat kebersamaan lebih penting. Kegiatan ini merupakan upaya pembentukan karakter organisasi PGRI,” paparnya.

Sementara laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Jika sebelumnya yang dilanda banjir hanya di Desa Setrokalangan, Desa Kedungdowo, Desa Banget, dan Desa Blimbing Kidul (Kecamatan Kaliwungu), maka saat ini sudah bertambah seperti Desa Jati Wetan (Kecamatan Jati) serta Desa Mejobo dan Golantepus (Kecamatan Mejobo).

“Khusus Desa Mejobo dan Golantepus, diperkirakan saat hujan turun, genangan banjir akan berkurang karena penyebabnya hanya limpasan air dari Sungai Dawe dan Piji,” Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsaiagaan BPBD Kudus Wiyoto di Kudus, Selasa (2/2/2021).

Dua lokasi jadi posko kesehatan, yakni di Desa Setrokalangan dan Desa Banget. Sedangkan tempat pengungsian yang disediakan di kantor Kecamatan Kaliwungu dan dapur umum dipusatkan di sebuah masjid di Kedungdowo yang setiap harinya menyiapkan ribuan nasi bungkus.

Sementara sebagian besar warga terdampak banjir lebih memilih bertahan atau mengungsi ke tempat saudaranya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :