Pelaksanaan Ujian Sekolah di Kudus : Pengawasan Orangtua di Rumah Diperlukan

oleh -150 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) serentak bagi siswa kelas VI sekolah dasar (SD) dan siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus butuh dukungan pengawasan dari orangtua.

Pengawasan orangtua terhadap anak di rumah dinilai berpengaruh terhadap kesuksesan ujian sekolah. Hal ini membantu anak agar memantapkan penguasaan materi ujian agar siap dalam mengerjakan soal yang diujikan.

Kepala SDN 3 Jepang, Kusneo, mengungkapkan bahwa dukungan orangtua terhadap kesuksesan ujian sekolah bagi siswa memang sangat diperlukan. Apalagi, ujian sekolah tahun ini bertepatan pula pada suasana Bulan Ramadhan.

“Kalau malam hari bisa dipantau orangtua biar tidak lupa untuk belajar, apalagi Bulan Puasa seperti ini takutnya anak langsung tidur dan tidak belajar,” ujarnya, Selasa (26/04/2022).

Adapun sosialisasi kepada orangtua untuk persiapan ujian sekolah, kata Kusneo, dilakukan seminggu sebelum ujian dilangsungkan. Para orangtua siswa diundang ke sekolah untuk diberikan pengarahan agar membantu pengawasan saat siswa di rumah.

Orangtua juga diminta untuk ikut membantu belajar siswa di rumah. Disamping itu juga diminta agar mengingatkan jadwal ujian sekolah masing-masing anaknya, agar kesiapan siswa dalam melaksanakan ujian bisa maksimal.

“Jadi kalau orangtua ikut mengawasi nantikan bisa diingatkan untuk belajar, tidak main game terus, dan jadwal ujian anak itu bisa tertata,” terangnya.

Kusneo menyebut, ada 20 siswa yang ikut ujian sekolah tahun ini di SDN 3 Jepang, Kudus. Jumlah tersebut dibagi ke dalam dua ruang ujian, dimana, masing-masing ruang diisi oleh 10 peserta.

“Sampai hari ini Alhamdulillah ikut semua, meskipun awal-awal kemarin sempet gugup tapi anak-anak bisa mengetjakan dengan lancar,” tuturnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan ujian sekolah di Kabupaten Kudus mulai berlangsung pada 18 April 2022 kemarin. Dimana, ada 10 mata pelajaran yang diujikan, antara lain, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Matematika, IPS, IPA, Bahasa Inggris, Penjasorkes, dan SBdP.

Sekolah melangsungkan ujian sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Serta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sesuai dengan imbauan yang ditetapkan oleh Pemerintah di masa Pandemi Covid-19.

Penerapan protokol kesehatan (prokes) di masing-masing sekolah juga dilakukan dengan tertib. Setiap sekolah terpantau menyiapkan handsanitazer dan termogun sebelum siswa memasuki ruangan.

Siswa juga diwajibkan selalu memakai masker selama di lingkungan sekolah. Bagi yang lupa membawa masker, pihak sekolah juga telah menyediakan masker agar penerapan prokes dilakukan dengan maksimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Harjuna Widada, menyampaikan, ada sejumlah 422 SD yang melangsungkan ujian sekolah serta 51 SMP tahun ini.

Adapun, Pelaksanaan Ujian Sekolah berdasar pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Tiap-tiap sekolah diminta untuk menyususn POS Ujian SD tahun 2021/2022. Kemudian, sekolah juga dilimpahkan untuk membentuk tim penyusun soal ujian sekolah dan menyusun sendiri naskah sekolah dengan menggunakan pedoman kisi-kisi naskah soal ujian dasar yang telah disediakan.

“Semoga ujian sekolah tahun pelajaran 2021/2022 berjalan lancar dan sukses, tidak ada kendala di sekolah,” ujarnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :