Pelantikan ASN, HM. Hartopo Ajak Tingkatkan Loyalitas, Integritas, Dan Tanggung Jawab

oleh

Kudus, isknews.com – Sebanyak 130 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari pejabat fungsional dan pejabat pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus sore ini (17/01) telah resmi dilantik oleh Plt Bipati Kudus HM Hartopo. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan tersebut dilaksanakan di pendopo Kabupaten Kudus dengan didampingi Sekda Kab Kudus, Asisten Setda

H.M. Hartopo dalam Acara Pelantikan ASN

Dalam Pelantikan tersebut, HM Hartopo berpesan kepada ASN yang baru dilantik agar selalu amanah dalam mengemban jabatan barunya. Hartopo juga menegaskan bahwasanya perjalanan Organisasi didalam pemerintahan adalah dinamis. Artinya, pihaknya akan terus selalu mengevaluasi dan mengisi jabatan sesuai dengan tingkat kompetensi dari ASN yang ada mulai dari Instansi tingkat Kabupaten hingga ke desa. Mengingat kedepanya pasti ada ASN yang telah purna tugas, maka rotasi jabatan akan terus berjalan.

TRENDING :  Dihadapan Kepala UPT Puskesmas Se Kudus, Plt Bupati Minta Petugas Tunjukkan Keramahan dan Layanan Sepenuh Hati
TRENDING :  Bupati kudus Dorong Pensiunan PNS Berwirausaha

“Dinamika rotasi jabatan adalah hal yang wajar dan pasti akan menjadi kebutuhan dalam organisasi pemerintahan, Mengingat dari berbagai aspek tuntutan pekerjaan salah satunya. Maka diperlukan SDM yang benar-benar berkompeten dibidangnya. Semua demi kelancaran suatu pekerjaan yang harus diselesaikan” ujarnya.

HM Hartopo meminta para ASN yang mendapatkan promosi jabatan maupun bergeser ke jabatan lainya agar dapat menjadikan pelantikan ini sebagai pengalaman.

TRENDING :  Pengukuhan TPAKD, Langkah Nyata Bupati Kudus Percepat Akses Keuangan Daerah

“Saya berharap dalam pelantikan ini agar bisa dijadikan pengalaman. Selain itu, beberapa aspek yang selalu ditekankan oleh Hartopo adalah menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas dan tanggung jawab dalam pekerjaan, selalu responsif dalam setiap keadaan, dan berwawasan luas serta mempunyai tronosan dan inovasi. Yang tak kalah penting juga harus swlalu patuh pada kode etik sebagai ASN” ungkapnya. (ACF/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :