Pelayanan Prioritas Penderita Stroke dengan Penanganan PaSTi RS Mardi Rahayu Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – RS Mardi Rahayu Kudus menegaskan komitmennya menjadikan penanganan stroke sebagai pelayanan prioritas. Penanganan Stroke Terintegrasi (PaSTi) di RS Mardi Rahayu dilaksanakan dengan memberikan 3 kepastian bagi pasien, yaitu pasti tepat dan menyeluruh, pasti tanpa rujukan, dan pasti tanpa tambah biaya.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus dr Pujianto,M.Kes, saat lakukan rebranding program penanganan Stroke PaSTi di RS Mardi Rahayu Kudus (Foto: YM)

Hal itu disampaikan oleh dr Pujianto,M.Kes, Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus saat pertemuan dengan anggota komunitas peduli stroke di salah aatu ruang petemuan Rumah sakit swasta tertua di Kota kretek ini pagi tadi.

“Komitmen kami adalah Penanganan Stroke PaSTi di RS Mardi Rahayu,” tandasnya, Selasa (10/09/2019).

Penanganan stroke pasti tanpa rujukan karena stroke adalah kasus emergensi yang dapat ditangani langsung dengan datang ke IGD rumah sakit tanpa memerlukan surat rujukan dan tetap dapat ditanggung BPJS Kesehatan atau asuransi lain/perusahaan.

TRENDING :  49 Bidan PTT Terima SK Pengangkatan

Menurutnya, stroke adalah penyebab kematian dan kecacatan nomor 1 di Indonesia. Yang lebih memprihatinkan, semakin banyak penderita stroke yang masih dalam usia produktif, bahkan masih berusia kurang dari 30 tahun.

“Stroke tidak main-main dampaknya. Survivor stroke dapat mengalami kecacatan ringan sampai berat yang membutuhkan waktu lama untuk pemulihan, bahkan ada yang tidak dapat pulih lagi,” tuturnya.

Dalam kondisi cacat menetap akibat stroke yang berat, pasien yang semula masih produktif menjadi tidak dapat bekerja, bahkan menjadi beban bagi keluarga terdekatnya.

TRENDING :  Olahraga Bersama Bupati Kudus dengan Pegawai Setda

“Menyadari betapa seriusnya dampak stroke pada kehidupan pasien, Program Kamar Tersedia Tanpa Tanpa Biaya/KT3B yang telah dijalankan RS Mardi Rahayu sejak 1 Agustus 2018 menjadikan perawatan pasien pasti tanpa tambah biaya, karena saat kelas tertentu sesuai hak kelas pasien penuh, pasien dapat ditempatkan sementara maksimal sampai kelas Eksekutif tanpa tambahan biaya,” ungkapnya.

Pasti tepat dan menyeluruh mencakup penanganan stroke sebelum masuk rumah sakit, di rumah sakit, dan sesudah keluar dari rumah sakit. Pelayanan pasien stroke sebelum masuk rumah sakit disediakan RS Mardi Rahayu melalui ambulan jemputan gawat darurat yang dilengkapi staf dan alat medik lengkap untuk memberikan penanganan awal bagi pasien selama perjalanan ke rumah sakit.

TRENDING :  Program BPNT Kudus Akan Diluncurkan Bulan Oktober

“Pelayanan ambulan jemputan gawat darurat tersebut dilaksanakan 24 jam sehari, 7 hari seminggu dengan nomor hotline 0811 2710 911 dan gratis bagi pasien dalam kota Kudus yang dirawat inap. Sesampai di rumah sakit, Tim IGD dipimpin dokter jaga segera melakukan penanganan kegawatan, pemeriksaan CT Scan Kepala untuk mengetahui jenis stroke, dan konsultasi dengan dokter spesialis saraf untuk pemberian obat sesuai jenis stroke pasien,” ujarnya.(YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :