PATI, ISKNEWS.COM – Menurunnya jumlah atlet tenis junior di Kabupaten Pati menjadi perhatian Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Pati. Melalui Kejuaraan Tenis Bupati Cup ke-XXIV Tahun 2026, PELTI berupaya kembali menarik minat anak-anak untuk menekuni olahraga tenis, khususnya di jalur prestasi.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggratiskan biaya pendaftaran bagi seluruh peserta, baik kategori junior maupun senior.
Ketua PELTI Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengatakan kejuaraan tahun ini memang lebih difokuskan untuk mendorong munculnya bibit-bibit atlet tenis muda di Pati.
Menurutnya, jumlah atlet junior yang menekuni tenis saat ini mengalami penurunan cukup signifikan. Bahkan, belum banyak atlet muda baru yang muncul untuk melanjutkan regenerasi prestasi tenis di daerah.
“Untuk Bupati Cup tahun 2026 ini, kita memang fokus memancing minat anak-anak junior agar kembali bermain tenis, terutama tenis prestasi. Terus terang, atlet junior tenis di Pati sangat berkurang. Belum banyak muncul atlet-atlet baru,” ujar Joni.
Ia menjelaskan, pembebasan biaya pendaftaran diharapkan bisa menghilangkan salah satu hambatan bagi anak-anak yang ingin mencoba olahraga tenis.
Selain itu, cakupan peserta juga dibuka hingga wilayah eks Karesidenan Pati. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas persaingan sekaligus menarik lebih banyak calon atlet berbakat.
“Makanya pendaftaran kita gratiskan, baik junior maupun senior. Untuk junior ini yang sedang kita cari adalah anak-anak yang punya bakat. Kita juga membuka kesempatan untuk wilayah Karesidenan supaya bisa memancing minat dari daerah lain,” jelasnya.
Kejuaraan Bupati Cup XXIV Tahun 2026 berlangsung pada 6-8 November 2026. Pertandingan digelar di tiga lokasi, yakni Lapangan Tenis Eks Karesidenan Pati, Lapangan Tenis SMA Negeri 1 Pati, serta Lapangan Tenis Indoor Joyokusumo.
Dalam laporan penyelenggaraan, terdapat 11 kelompok pertandingan yang diperlombakan. Enam di antaranya merupakan kategori tunggal putra dan putri kelompok umur 10, 12, dan 14 tahun.

Sementara lima kategori lainnya merupakan nomor ganda putra, meliputi Ganda Putra Prestasi serta kelompok umur 90, 100, 110, dan 120 tahun.
Total peserta kategori tunggal tercatat sebanyak 46 anak, sedangkan nomor ganda diikuti 72 pasangan.
Joni berharap kejuaraan tahunan ini tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk menemukan dan membina atlet-atlet muda potensial yang nantinya bisa membawa nama Kabupaten Pati di berbagai kejuaraan.
Adapun para pemenang akan mendapatkan piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Total hadiah yang disiapkan dalam kejuaraan tersebut mencapai Rp30 juta.







