Pemain Dunia Butuh Adaptasi, Hari Pertama Sukun Youth Series III Sajikan Duel Ketat

oleh -112 Dilihat
Foto: Dok. Panitia Sukun Youth Series III.

Kudus, isknews.com – Sejumlah pemain kelas dunia harus melalui proses adaptasi pada hari pertama Sukun Youth Series III yang digelar di Sukun Sport Center, Jumat (13/2/2026). Atmosfer pertandingan yang berbeda membuat laga-laga awal turnamen usia muda ini berlangsung ketat dan penuh penyesuaian.

Pelatih PTM Banom HIPMI Jateng, Michael Lim, mengungkapkan dua pemainnya, Lai Yong Han dan Lai Yong Ren, membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan lawan maupun suasana pertandingan di Indonesia.

“Lai Yong Han menyampaikan kepada saya, ini seperti lingkungan baru. Mungkin gaya bermain lawan berbeda, sehingga perlu adaptasi. Kalau Lai Yong Ren lebih cepat menyesuaikan diri. Ini menjadi tantangan bagi keduanya,” ujarnya.

Menurut Michael, karakter pertandingan di Indonesia memiliki nuansa tersendiri yang tidak selalu ditemui pada turnamen internasional lain. Hal tersebut membuat para pemain perlu membaca situasi lebih cepat agar dapat menguasai permainan.

Meski begitu, ia menilai kondisi pertandingan di hari pertama relatif kondusif. Atmosfer yang masih cukup “dingin” justru membantu para pemainnya mengontrol tempo permainan dan menjaga fokus di setiap laga.

Hasil positif pun diraih pada kategori U15 dan U19. Timnya mampu mencatat kemenangan dan menjaga peluang untuk melaju ke babak berikutnya. Proses adaptasi yang mulai terlihat dinilai menjadi modal penting menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Atmosfer hari ini cukup mendukung. Mereka sudah mulai menemukan ritme dan mampu beradaptasi dengan baik. Itu perkembangan yang bagus,” jelasnya.

Namun, ia memprediksi persaingan paling ketat akan terjadi di kategori U19. Sejumlah atlet yang tampil dinilai memiliki kualitas tinggi serta pengalaman bertanding yang mumpuni.

“Kategori U19 cukup kompetitif. Banyak pemain luar biasa dari berbagai daerah. Kami harus benar-benar mempersiapkan diri agar tetap berada di jalur yang sesuai harapan,” pungkasnya.

Turnamen Sukun Youth Series III berlangsung pada 13–15 Februari 2026 dan diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :