Pembangunan Jembatan Tambak Lulang Rumah Milik 6 Warga Dibongkar Untuk Pelebaran Jalan

oleh -143 Dilihat

KUDUS, isknews.com – Sebanyak enam rumah di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, harus dibongkar sebagian dari bangunannya, karena terkena pelebaran jalan, sehubungan dengan dibangunnya Jembatan Tambak Lulang, di desa tersebut. Atas kerugian yang diderita oleh enam kepala keluarga yang mendirikan bangunan di atas tanah irigasi itu, pihak rekanan yang mengerjakan proyek, telah memberikan beaya ganti rugi, yang besarnya disesuaikan dengan ukuran terpotongnya bangunan, yang terkena pelebaran jalan tersebut.
Pantaun isknews.com, Senin (9/11), proyek pembangunan Jembatan Tambak Lulang, yang menbentang di atas Sungai Kaligelis, berada di tengah pemukiman yang padat penduduk, dan jalan di kedua ujung jembatan, merupakan jalan desa, yang lebarnya hanya 3 meter. Sedangkan jembatan sepanjang sekitar 30 meter itu, memiliki lebar 6 meter, sehingga dengan demikian, jalan di kedua ujung jembatan, baik yang di sisi barat maupun timur, harus juga dilebarkan, sesuai lebar jembatan tersebut.
Menurut Abdul, pelaksana proyek yang dihubungi isknews.com , di lokasi proyek, membenarkan kalau pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut, yakni PT Sempalan Jati, telah memberikan ganti, atas bangunan yang dibongkar. Besarnya ganti rugi, untuk 5 KK yang rumahnya hanya terkena pelebaran bagian terasnya sepanjang 1,5 -2 meter, diberikan ganti rugi sebesar Rp 300 ribu per KK, sedangkan untuk satu warga yang rumahnya terpotong hampir 5 meter, diberikan ganti rugi sebesar Rp 3 juta.
“Beaya ganti rugi itu kami berikan atas dasar simpati dan kepedulian, karena di dalam rancangan anggaran belanja (RAB) proyek, tidak tercantum adanya anggaran untuk beaya ganti rugi tersebut,” kata Abdul.
Proyek Jembatan Tambak Lulang, yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 5.955.914.000, dengan sumber dana APBD Kabupaten Kudus, TA 2015, sekarang diperkirakan sudah mencapai sekitar 80 persen. Pada bagian permukaan jembatan, sudah dipasangi rangka-rangka besi dan selanjutnya akan diteruskan dengan pengecoran. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :