Pembebasan Lahan Waduk Logung Diapresiasi Menteri Keuangan Sri Mulyani

oleh

Kudus, isknews.com – Dua orang menteri Kabinet Kerja, siang ini kunjungi Kabupaten Kudus, Kunjungan kerja menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang RI, DR. Ir. Muchamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc beserta Menteri Keuangan RI Dr. Sri Mulyani Indrawati, M.Ec yang juga di dampingi oleh Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP beserta rombongan dalam rangka meninjau perkembangan pelaksanaan pembangunan Embung Logung yang ada di kawasan Tanjungrejo Jekulo Kudus, Jum’at (17/2/17).

Dalam kesempatan tersebut sebelumnya kedua pejabat negara tersebut sempat mengunjungu Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus di Jl. AKBP. Agil Kusumadya No. 936 Ds. Jati Kulon Jati Kudus yang kemudian diteruskan menuju Lokasi pembangunan Embung Logung Tanjungrejo Jekulo Kudus.

Di lokasi Embung Logung keduanya di sambut oleh Bupati Kudus beserta jajaran kepala SKPD, Dandim dan Wakapolres, yang dilanjutkan dengan mendengarkan Paparan dari Pelaksana proyek, dan mengecekĀ  tapak pembangunan Embung Logung.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, atas kinerjanya dalam pembebasan lahan untuk Bendungan Logung. “Kami berikan apresiasi yang tinggi terhadap Pemkab Kudus karena pembebasan tanahnya lebih dari 90 persen,” ujar menteri yang juga mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

TRENDING :  Kijang Nyaris Nyemplung Sawah

Selanjutnya, Sri Mulyani menyampaikan peranan pemerintah dalam hal penyediaan anggaran melalui APBN untuk seluruh konstruksinya. “Kerja sama antara pemda dan pusat yang baik seperti ini, tentunya perlu dijaga sehingga nantinya bisa melaksanakan perencanaan proyek dan kemudian pembiayaannya sesuai dengan kebutuhan proyek tersebut,” ujarnya.

TRENDING :  Disperkim Jateng Gelar Sosialisasi Waduk Logung

“Bendung Logung ini akan sangat bermanfaat bagi pertanian disini, sebab jika sebelumnya hanya tersedia saluran irigasi seluas 2.500 hektare, dengan adanya bendungan bertambah menjadi 5.355 hektare, juga penyediaan air baku dan suplai air untuk kebutuhan rumah tangga hingga 150.000 keluarga, secara ekonomipun bisa mendukung Kabupaten Kudus sebagai salah satu daerah yang menyumbangkan ekonomi terbesar di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kudus Musthofa menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Menkeu Sri Mulyani, “Masyarakat Kudus sesungguhnya sudah menunggu pembangunan Bendungan Logung sejak 1971. saya bersyukur akhirnya ini akan segera terrealisasikan karena manfaat bendungan tentunya meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan pariwisata, selain juga keberadaan bendungan tersebut juga bisa mencegah banjir di wilayah timur,” ujarnya.

TRENDING :  Kandang Ayam Kembali Terbakar Kerugian Hingga 3 Milyar Lebih

Mega proyek pembangunan Bendungan Logung yang di bangun di atas tanah seluas 196 ha yang melintasi empat wilayah Desa di dua Kecamatan diĀ  Kudus, yaitu Desa Tanjungrejo dan Honggosoco masuk wilayah Kecamatan Jekulo dan Desa Kandangmas serta Desa Rejosari masuk Kecamatan Dawe, dianggarkan pemerintah pusat lewat APBN sebesar Rp 604,15 miliar dengan kontrak tahun jamak. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.