Pemberlakuan Seragam Sekolah di Kudus Sudah Sesuai Aturan

oleh -128 kali dibaca
Kabid Dikdas pada Disdikpora Kudus, Dian Vitayani Winahyu. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.cCOM)

Kudus, isknews.com – Adanya imbauan dan aturan untuk pemakaian seragam sekolah seperti yang disampaikan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sepenuhnya dipahami Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus. Selama ini sekolah-sekolah di lingkungan Kota Kretek terkait seragam sudah sesuai mekanisme.

Hal itu dikatakan Kabid Dikdas pada Disdikpora Kudus, Dian Vitayani Winahyu saat ditemui awak media di kantor dinasnya, Senin (8/2/2021).

Artinya, lanjut Dian, sekolah membolehkan siswanya mengenakan jilbab untuk yang muslimah dan yang tidak berjilbab untuk yang non muslim. Aturan tersebut diberlakukan sekolah dan Disdikpora Kabupaten Kudus memahami aturan pengenaan seragam sekolah.

Ia menyatakan, Selama ini kebijakan terkait seragam sekolah di Kudus tidak ada masalah. Semua sekolah negeri kebijakannya mengacu pada Permendikbud nomor 45 tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah.

“Tidak ada pemaksaan bagi siswa perempuan non muslim untuk memakai hijab atau kerudung,” tegasnya

Masih kata Dian, permintaan dari kemendikbud terkait aturan seragam sekolah negeri yang mewajibkan siswa non muslim harus memakai hijab untuk di Kudus tidak ada regulasi seperti itu. semau diserahkan ke masing – masing keyakinanya.

Ditambahkan Dian selama ini Disdikpora Kudus tidak menemukan kasus adanya penggunaan seragam sekolah. Masing-masing sekolah memiliki kebijakan tersendiri terkait seragam sekolah sebagai indentitas sekolah tersebut. Bagi yang non muslim memang bukan keharusan mengenakan jilbab.

“Sejauh ini tidak ada masalah terkait dengan pengenaan jilbab di sekolah di SD dan SMP. Bagi yang muslimah sudah biasa mengenakan jilbab dan tidak ada aturan khusus semua siswa kenakan jilbab. Kami pastikan pengenaan seragam sekolah tetap luwes dan tidak ada masalah untuk anak didik di Kudus,” ujarnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :