Pemdes Kaliwungu Kudus Berencana Bangun Museum Rogo Moyo

oleh -370 kali dibaca
Zunahah, Sekretaris Desa Kaliwungu Kudus saat menunjukkan Site Map pembangunan Museum Rogo Moyo. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Pemerintah Desa Kaliwungu Kudus merencanakan membangun museum rogo moyo. Hal itu sebagai upaya untuk melestarikan dan mengenalkan generasi muda akan sejarah sang  maestro Rumah Joglo Pencu Tumpang Songo, Gebyog Rogo Moyo dan Pendopo Kabupaten Kudus.

“Desain (Site Map) sudah jadi, dan kapan pelaksanaanya masih kami koordinasikan kepada pihak terkait,” jelas Zunahah, Sekretaris Desa Kaliwungu usai meresmikan rintisan Museum Mbah Rogo Moyo, di Balai Desa Kaliwungu (17/11/2020) lalu. Peresmiannya turut mengundang Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo.

Dikatakannya, Mbah Rogo Moyo sendiri merupakan seorang ulama dan arsitek rumah joglo pencu tumpang songo serta Gebyok Kudus yang diakui sebagai rumah adat Kudus serta motif ukir Gebyok yang berfungsi sebagai sekat antara jogo satru (ruang tamu) dengan gedongan (ruang keluarga).

Kemasyhuran karya-karya seni budaya mbah Rogo Moyo, lanjut Zunahah, telah diakui masyarakat Kudus dan manca negara. Mbah Rogo moyo sendiri merupakan Cikal bakal Dukuh Prokowinong Desa Kaliwungu Kudus. Disamping ahli pertukangan, mbah rogo moyo juga memiliki keahlian ukir kayu.

Nantinya, lanjut Zunahah, museum yang kami bangun mempunyai ciri khas rumah pencu tumpang songo yang menjadi identitasnya dan yang menjadi perbedaan antara rumah adat Kudus.

Disamping museum, juga akan dibangun taman bermain, yang keduanya seluas 1 hektar. Sedangkan 2 hektar sisanya bangunan Balai Desa Kaliwungu, PAUD, TK, Gedung Seni dan Budaya Rogo moyo, PKL, Kantong parkir, lapangan sepakbola mini, musholla, toilet lalu Jogging Track & Sitting area,

“Bukan itu saja, kita akan merintis kampung rogo moyo. Jadi jumlah lahan seluruhnya seluas 3 hektar,” ujarnya.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian dalam mengangkat potensi lokal sebagai sentra kerajinan Rumah Adat Pencu Tumpang Songo dan Gebyok Rogomoyo. “Diresmikannya rintisan Museum Mbah Rogo Moyo supaya di kemudian hari supaya dikenang sebagai icon Kaliwungu. Semoga bermanfaat kepada masyarakat dan menjadikan Desa Kaliwungu lebih makmur lagi,” harap Zunahah. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :