Pemkab Kudus Canangkan Omah UMKM untuk Fasilitasi Pelaku UMKM

oleh -548 kali dibaca
Bupati Kudus HM Hartopo saat melihat showroom pelaku UMKM makanan ringan Makoju, di Aula Disnaker Perinkop UKM, Rabu (29/9/2021) siang. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Dalam rangka memajukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Pemkab Kudus mencanangkan Omah UMKM. Hal itu sebagai langkah komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus untuk selalu meningkatkan kualitas UMKM di Kota Kretek.

Sebuah ‘rumah’ berisi alat produksi sampai dengan pengemasan yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM. Rancangan tersebut diungkapkan Bupati Kudus Hartopo bersama Ketua DPRD Kudus Masan saat berbincang bersama wartawan di Disnaker Perinkop Kudus, Rabu (29/9/2021).

Pengembangan UMKM menjadi salah satu program Pemkab Kudus. Dengan adanya Omah UMKM tersebut diharapkan UMKM bisa naik kelas. Para pelaku usaha mikro difasilitasi dari mulai proses produksi, desain grafis, pengemasan hingga produk siap untuk dipasarkan. Rencananya, Omah UMKM akan dibangun di area Disnaker Perinkop Kudus. 

“Kami telah sepakat bersama Bapak Ketua DPRD untuk membangun Omah UMKM untuk para pelaku usaha mikro. Fasilitasi ini untuk memajukan UMKM Kudus,” paparnya.

Sampai saat ini, progres Omah UMKM sedang dikoordinasikan dengan pihak terkait. Pembangunan Omah UMKM masih digodog di DPRD Kudus. Disnaker Perinkop UKM pun sedang berkomunikasi dengan Bappeda terkait pengadaan alat. Hartopo mengungkapkan Omah UMKM dapat terealisasi paling cepat pada 2022.

“Kemungkinan Omah UMKM benar-benar terealisasi pada 2022. Ini masih dalam proses merintis,” ucapnya.

Selain itu, Hartopo pun meminta Disnaker Perinkop Kudus UKM memberikan bantuan berupa alat setelah calon pelaku usaha mikro selesai pelatihan. Sehingga terdapat tindak lanjut dari pelatihan. Bantuan berupa uang modal dapat digunakan untuk membeli bahan-bahan produk.

“Kalau bisa peserta pelatihan dibantu alat sehingga ada tindak lanjut dari pelatihan,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPRD Kudus, Masan mengatakan, Omah UKM tersebut bisa sebagai wujud perhatian kepada pelaku UKM yang ada di Kudus. Ia mengatakan, ada sisa ruang di kantor Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnakerpeinkop-UKM). Barangkali sisa ruang tersebut bisa dimanfaatkan menjadi Omah UKM.

“Saya mengusulkan Omah UKM. Jadi misalnya bisa memfasilitasi pelaku UKM yang masih belum punya alat produksi bisa di situ. Kemudian juga bisa memfasilitasi produk UKM lebih bergengsi,” kata Masan

Sementara, Kepala Disnaker perinkop-UKM Kudus, Rini Kartika mengatakan, sampai saat ini jumlah pelaku usaha kecil dan menengah di Kudus jumlahnya mencapai 15.984. Sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro yang jumlahnya sekitar 15 ribuan.

Rini mengatakan, terkait Omah UKM, nantinya fasilitasi pelaku usaha kecil sejak dari hulu sampai pemasaran bisa dilakukan di tempat itu. “Terkait alat apa yang dibutuhkan (di Omah UKM) nanti kami koordinasi dengan Bappeda,” kata dia.

Diketahui, Sementara sisa ruang yang bisa dimanfaatkan untuk Omah UKM di kantornya saat ini masih berupa garasi. Luasnya sekitar 8 kali 5 meter. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :