Pemkab Kudus Gandeng Nojorono, Pentas Wayang Kulit “Banjaran Noroyono” Sukses Hibur Warga Kudus

oleh -351 Dilihat
Bupati Kudus dan unsur Forkopimda serta wakil pimpinan PT NTI jelang pentas wayang kulit semalam suntuk bersama Ki Sigid Ariyanto di Alun-alun Kabupaten Kudus , Jumat (12/12/2025) (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus menggandeng PT Nojorono Tobacco International dalam pagelaran Wayang Kulit lakon Banjaran Noroyono yang digelar di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Jumat malam (12/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan hiburan rakyat sekaligus memperkuat komitmen pelestarian seni tradisi Jawa.

Pertunjukan yang menghadirkan dalang kondang nasional Ki Sigid Ariyanto asal Rembang serta bintang tamu Elisha Orcarus Alasso dan Jolang tersebut menyedot ribuan penonton. Sejak sore, masyarakat telah memadati kawasan Simpang Tujuh untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit yang digelar semalam suntuk.

Gelaran ini juga melibatkan 25 pelaku UMKM, termasuk lima UMKM binaan Pemkab Kudus, sehingga turut menggerakkan perekonomian warga.

Acara ini dihadiri unsur Forkopimda Kudus, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus dan  Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Kudus, Camat, Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Kudus, serta para pegiat seni dan budaya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap upaya pelestarian budaya daerah.

Sedangkan dari PT Nojorono Tobacco International tampak hadir Daniel S. Halim adalah salah satu pimpinan PT Nojorono bersama jajaran manajemen di perusahaan tersebut serta sejumlah karyawan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat secara simbolis menyerahkan tokoh wayang kepada Dalang Ki Sigid Ariyanto sebagai penanda acara segera dimulai (Foto: YM)

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Nojorono dalam mendukung kegiatan budaya di Kabupaten Kudus.

“Alhamdulillah, malam ini cuaca cerah berkat doa-doa bapak ibu sekalian. Wayang kulit bukan hanya seni pertunjukan, tetapi juga sarana edukasi moral dan sejarah. Bahkan, wayang kulit telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia. Dukungan Nojorono sangat membantu pemerintah dalam menjaga keberlangsungan seni tradisi di tengah tantangan modernisasi,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Jatmiko Muhardi, menjelaskan bahwa pagelaran wayang kulit ini merupakan perubahan konsep dari rencana hiburan masyarakat sebelumnya yang akan menghadirkan grup musik Guyon Waton. Perubahan tersebut dilakukan agar kegiatan lebih selaras dengan misi penguatan budaya daerah.

“Dengan menghadirkan dalang Ki Sigid Ariyanto dan bintang tamu Elisha Orcarus, antusiasme masyarakat diperkirakan akan membludak. Apalagi lokasi di Simpang Tujuh ini menjadi titik favorit warga untuk menikmati hiburan pada malam Sabtu,” ujarnya.

Jatmiko menambahkan, sebelum pertunjukan wayang dimulai, masyarakat disuguhkan tari caping kalo sebagai pembuka. Hal ini sejalan dengan fokus Nojorono dalam pengembangan budaya lokal, khususnya pengangkatan tradisi caping kalo sebagai identitas budaya Kudus.

“Meskipun area alun-alun relatif sempit, yang terpenting masyarakat mendapatkan hiburan yang bernilai budaya dan bisa dinikmati bersama,” katanya.

CSR Department Head PT Nojorono Tobacco International, Dimas Handoko, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan Pemkab Kudus dalam penyelenggaraan pagelaran tersebut.

“Terima kasih kepada Pemkab Kudus yang telah mengajak kami untuk turut berperan dalam gelaran ini. Harapannya, selain menjadi hiburan bagi masyarakat Kudus, pagelaran ini juga membawa edukasi dan pesan moral yang baik bagi generasi muda,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Nojorono akan terus mendukung ruang-ruang apresiasi seni dan budaya di Kabupaten Kudus.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang apresiasi budaya bagi masyarakat. Kami senang bisa mendukung Pemkab Kudus dalam menghadirkan hiburan rakyat yang bernilai budaya,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.