Pemkab Kudus Gelar Aksi Bersih dan Pelatihan 3R

oleh

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) melaksanakan aksi bersih dan pelatihan pengelolaan dan pemanfaatan sampah kembali (3R), Sabtu, (22/2/2020).

Aksi bersih sampah melibatkan pelajar setempat dan pegiat lingkungan, diantaranya komunitas lingkungan muria, Kresek dan Paguyuhan Desa Wisata Kudus.

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, penanganan masalah sampah di Kudus dapat diantisipasi sejak dini. Karena itu, masyarakat yang di hulu gunung muria (Kudus atas) bisa menjaga lingkungannya.

TRENDING :  Kudus Raih 2 Penghargaan di Hari Anak Nasional

“Dengan aksi bersih ini, kita membiasakan dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang ranting dan sampah di sungai, supaya sungai yang di hilir (Kudus bawah) tidak menumpuk,” paparnya usai memimpin apel pagi itu.

Sampah kata dia, merupakan konsekuensi dari aktivitas manusia. Jumlah atau volume sampah setiap harinya sebanding dengan tingkat konsumsi terhadap barang/material yang digunakan sehari-hari. 

TRENDING :  Kukuhkan Paskibra Tahun 2019, HM Hartopo: Jadilah Patriot Penerus Cita-cita Pendiri Bangsa

Sebab itu, Hartopo menyambut baik diselenggarakannya pelatihan dan sosialisasi pengelolaan sampah sistem 3R. Melalui pelatihan 3R ini ia berharap kedepan permasalahan sampah bisa diatasi melalui alternatif-alternatif pengelolaan sampah yang dilakukan dengan cara mendaur ulang semua limbah.

TRENDING :  Hardiknas, Pemkab Kudus Beri Penghargaan Pelajar Berprestasi

Selain itu, dalam rangka meningkatkan upaya pengelolaan sampah agar bernilai ekonomi sekaligus mengurangi volumenya, terutama pemuda diharapkan mampu berperan untuk mengelola sampah menjadi bermanfaat kembali. Hal ini bertujuan untuk menjaga lingkungan agar tetap asri dan tidak tercemar oleh limbah sampah.

“Program-program penanganan sampah bisa diberdayakan dan yang jika ditekuni bisa bernilai rupiah,” ujarnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :