Pemkab Kudus Perbaiki Total 26 Titik Jalan Rusak untuk Tingkatkan Kenyamanan Warga

oleh -237 Dilihat
Alat berat dikerahkan untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan perkotaan Kudus. Program pengaspalan ini ditarget rampung pada akhir Desember 2025. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas. Tahun 2025 ini, sebanyak 26 titik jalan rusak di berbagai wilayah Kudus akan diperbaiki secara menyeluruh melalui program pengaspalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan perbaikan jalan ini sudah dimulai sejak Sabtu (1/11/2025) dan akan berlangsung hingga akhir Desember 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memeratakan pembangunan infrastruktur jalan, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

“Perbaikan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembongkaran aspal lama dan dilanjutkan dengan pelapisan ulang agar permukaannya lebih kuat dan rata. Beberapa titik bahkan sudah memasuki tahap pengaspalan akhir,” terangnya, Minggu (2/11/2025).

Dari total 26 titik tersebut, 12 di antaranya merupakan jalan utama di wilayah Kecamatan Kota dan Jati yang memiliki tingkat lalu lintas padat. Jalan-jalan tersebut meliputi AKBP R Agil Kusumadya, Sunan Muria, Jenderal Sudirman, HOS Cokroaminoto, Ahmad Yani, Mlati Kidul, Letkol Tit Sudono, Agus Salim, KHR Asnawi, Mulya, Kencing–Tanjungkarang, serta Sucen–Peganjaran.

Sementara itu, 14 titik lainnya tersebar di beberapa kecamatan lain, yang selama ini sering dikeluhkan warga karena kondisi jalan sudah rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut Harry, proyek ini dibiayai menggunakan anggaran sebesar Rp42 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk ruas-ruas jalan dengan kondisi paling mendesak dan memiliki tingkat mobilitas tinggi.

“Pemkab Kudus ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus di pusat kota. Kami ingin seluruh masyarakat, termasuk di daerah pinggiran, dapat menikmati akses jalan yang layak dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga berharap, setelah proses pengaspalan rampung, kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Kudus semakin baik, aktivitas warga menjadi lebih lancar, dan roda perekonomian daerah dapat bergerak lebih cepat.

“Dengan jalan yang mulus dan aman, masyarakat bisa beraktivitas tanpa hambatan, distribusi barang lancar, dan wilayah Kudus menjadi semakin maju,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :