Pemkab Kudus Usulkan Tambahan Alokasi Elpiji

oleh -378 kali dibaca
Gas Elpiji 3 Kg. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Adanya peningkatan jumlah usaha mikro akibat dampak pandemi COVID-19, Pemkab Kudus mengusulkan tambahan alokasi elpiji 3 kilogram untuk tahun 2022 naik 12 persen dari kuota elpiji 2021 guna mengimbangi penambahan pengguna elpiji baru di daerah setempat.

Kepala Seksi Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Teddy Hermawan mengatakan, hal itu dilakukan guna mengimbangi penambahan pengguna elpiji baru di daerah setempat.

“Adapun kuota elpiji bersubsidi tahun 2021 yang diterima Kudus sebanyak 27.961 metrik ton (MT), sehingga ketika ada usulan penambahan 12 persen harapannya cukup untuk kebutuhan selama setahun,” katanya Jumat (22/10/2021).

Selain ibanyak warga yang alih profesi menjadi usaha kuliner sehingga kebutuhan elpiji bersubsidi meningkat,, pedagang kaki lima juga membutuhkan pasokan elpiji bersubsidi, termasuk panti sosial juga perlu mendapatkan alokasi.

“Kebutuhan dapur umum ketika terjadi bencana alam juga harus dipenuhi dari elpiji bersubsidi,” ujarnya.

Dalam penyaluran elpiji bersubsidi di Kabupaten Kudus, dilakukan oleh 14 agen elpiji. Sedangkan jumlah pangkalannya mencapai 1.078 pangkalan yang tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari Kecamatan Kota, Jekulo, Dawe, Bae, Mejobo, Jati, Kaliwungu, Undaan dan Gebog.

Adanya penambahan agen elpiji, Pemkab Kudus juga berharap ada pemerataan jumlah pangkalan, terutama di Kecamatan Dawe dan Gebog karena masih ada beberapa desa yang jumlah pangkalannya masih minim dan belum sebanding dengan jumlah penduduknya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :