Pencairan BOS Segera Dilakukan, Harjuna : Guru K2 Harap Sabar

oleh -634 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pencairan Bantuan operasioal sekolah (BOS) Daerah SD dan SMP sampai sekarang belum cair. Padahal, salah satu item penggunaan BOS tersebut adalah untuk membayar gaji guru tenaga honorer (K2) aktif.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Eko Djumartono, Jum’at (23/4/2021) menjelaskan, BOS Daerah bisa dicairkan dan sudah diutarakan ke Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus.

”Rencana anggaran tersebut memang kena refocusing, tapi untuk kebutuhan yang krusial seperti membayar gaji guru K2, tidak perlu menunggu keputusan anggaran refocusing bisa dicairkan lebih dulu,” jelasnya.

Untuk nominal BOS Daerah SD sebesar Rp 12.862.114.000, sedangkan untuk SMP sebesar Rp 9.154.142.000. Eko mengatakan, pencairan triwulanan, Januari hingga Maret 2021 belum dicairkan.

Ia mengatakan, untuk gaji guru K2 sesuai upah minimum kabupaten (UMK). Nantinya, dirapel mulai Januari hingga Maret. Tinggal dinas terkait segera mencairkan.

”Kami tinggal menunggu surat perintah mencairkan (SPM) dari Disdikpora Kudus. Sudah ada surat tersebut kami siap mencairkan. Jadi kami ini ya menunggu dan beberapa waktu lalu sudah diberitahukan BOS Daerah bisa diambil,” papar Eko Djumartono.

Ditempat terpisah Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widodo melalui Kabid Dikdas Dian Vitayani mengatakan, BOS Daerah memang belum dicairkan.

”Ya setelah pihak BPPKAD menginstruksikan bisa cair, rencana akhir April. Untuk data, kami belum bisa memaparkan, karena refocusing belum disahkan, takutnya ada perubahan. Kami juga harus berhati-hati,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, gaji guru K2 akan dirapel. Para K2 diminta untuk bersabar, karena pihaknya juga tengah memproses anggaran yang kena refocusing. Untuk operasional sekolah lainnya bisa menggunakan BOS APBN yang sudah cair. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :