Pengajian Umum dan Kumandang Seribu Terbang Masjid Agung Kudus Ditunda

oleh -198 kali dibaca
Ketua Umum Masjid Agung Kudus Noor Badi didampingi Ketua Panitia, Alex Fahmi. (Foto : Aris Sofiyanto/isknews.com)

Kudus, isknews.com – Pengajian Umum dan Kumandang Seribu Terbang Masjid Agung Kudus yang sedianya dilaksanakan pada Senin (16/3/2020) malam ditunda pelaksanaannya hingga situasi dan kondisi memungkinkan. Hal itu dikatakan Ketua Umum Masjid Agung Kudus H. Noor Badi didampingi Ketua Panitia, Alex Fahmi, kepada awak media, Senin (16/3/2020) siang.

Alasan ditunda, kata H. Noor Badi, dikarenakan melihat situasi  dan kondisi yang sedemikian rupa, “Sabtu malam dirapatkan, waktu itu masih memutuskan untuk jalan, tetapi dengan masukan dan himbauan dari berbagai pihak, Hasil rapat darurat /luar biasa pengurus Masjid Agung Kudus (MAK) Minggu (15/3/2020) malam, dengan memohon ridlo Allah SWT, dengan berat hati kami sampaikan bahwa berdasarkan pengamatan kondisi darurat international terkait virus corona covid – 19 dalam hitungan per detik, dengan sangat terpaksa acara pengajian Rajabiyah, kumandang seribu terbang kami tunda sampai batas waktu yang sudah dalam kondisi aman dan mengijinkan, Mohon maaf dan maklumnya,” terangnya mewakili pengurus.

Seorang petugas sedang membersihkan dan melipat karpet yang sedianya digunakan pada acara pengajian umum dan kumandang seribu terbang. (Foto : Aris Sofiyanto/isknews.com)

Persiapan pelaksanaan acara telah mencapai 90 persen, dari mulai perlengkapan, dekorasi, konsumsi, korespondensi dan lainnya. “Untuk konsumsi yang sudah dibeli, sebagian akan kita tasyarufkan ke panti asuhan atau pondok pesantren, sedangkan untuk undangan yang telah tersebar kami akan kasih undangan konfirmasi,” jelasnya.

Jika jadi dilaksanakan, panitia juga sudah sedia hand sanitaizer, upaya untuk antisipasi pencegahan virus corona covid – 19 saat pengajian tersebut berlangsung, namun hal itu dirasa belum menjamin, karena yang datang diperkirakan ribuan, “Sampai segitunya antisipasi panitia, namun hasil rapat telah diputuskan untuk menunda kegiatan tersebut,” paparnya.

Perlengkapan persiapan tratak yang sudah ada sejak kemarin (Minggu) hari ini Senin (16/3/2020) di bongkar. (Foto : Aris Sofiyanto/isknews.com)

Panitia tidak mau mengambil resiko, Kudus yang aman kita tetap jaga keamanannya. Terlebih, Masjid Agung sebagai salah satu iconnya Masjid di Kudus, jika dilaksanakan kegiatan yang mengundang masa banyak orang, seakan akan tidak mengindahkan aturan pemerintah. “Kami menunda bukan ada tekanan dari pihak manapun, akan tetapi kegiatan yang niatnya baik nanti jadi tidak baik karena ada hal yang tidak diinginkan, kami hanya antisipasi,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :