Pengiriman Beras Sejahtera di Kudus Tertunda

oleh -219 Dilihat

Kudus, isknews.com – Pengiriman atau droping beras sejahtera (rastra) ke desa-desa di Kabupaten Kudus, pada 2017 ini, mengalami penundaan. Penundaan itu berlangsung selama lima bulan, yakni jatah untuk Januari – Mei 2017. Baru pada Juni lalu, atau menjelang Ramadhan, rastra itu dikirim ke desa-desa, itu pun untuk jatah Mei. Akibatnya pembagian oleh desa kepada warga juga tertunda, baru pada September ini bisa dilaksanakan.

Kondisi itu dialami semua desa, diantaranya Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Menurut Kepala Urusan (Kaur) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Desa Jepang, yang dihubungi isknews.com, Kamis (07/09), saat melayani warga yang mengambil rastra, selama Januari sampai Mei, tidak ada droping rastra yang diterima oleh Desa Jepang. Baru pada pertengahan Juni, atau sebelum bulan puasa, ada pengiriman rastra, itu pun untuk jatah bulan Mei.
“Rastra yang dibagikan sekarang ini, adalah jatah bulan Mei. Apa penyebab terjadi kelambatan, saya tidak tahu.”

Mengenai jumlah warga penerima manfaat rastra (PMR) di Desa Megawon, pada pengambilan jatah Mei 2017, sebanyak 573 kepala keluarga (KK). Data PMR ini setiap bulan mengalami perubahan, contohnya pada Mei terjadi penambahan dari 551 KK menjadi 573 KK. “Setiap PMR menerima jatah sebanyak 15 kilogram, harganya total Rp 24.000.”
Sedangkan jumlah KK di Desa Jepang, menurut Kaur Pemerintahan Desa Jepang, Ngadiman, sebanyak 4.209 KK. Sehingga dibandingkan dengan jumlah KK, penerima rastra di Desa Jepang, sekitar 12,05 persen. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.