Penjual Bunga Kebanjiran Order Saat Tradisi “Nyekar” Sebelum Ramadhan

oleh -690 Dilihat

Kudus, isknews.com – Tradisi nyekar atau ziarah makam menjelang puasa di bulan Ramadhan membuat sejumlah pedagang bunga meraup untung berlipat dari hari biasa lantaran beberapa masyarakat menggunakan bunga sebagai salah satu cara saat berziarah ke kuburan.

Seperti halnya deretan pedagang bunga di kawasan Makam Ploso Kudus, Di tempat ini, beberapa pedagang menggelar barang dagangannya. Rata-rata pedagang mengaku banyak permintaan ketika memasuki bulan Ramadan.

Beberapa jenis bunga yang dijual oleh para pedagang itu diantaranya, bunga melati, mawar, bunga kenanga, bunga pacar merah dan irisan daun pandan. Bunga-bunga tersebut memang kerap digunakan masyarakat untuk nyekar.

Salah satu pedagang Sukati (48), saat ditemui isknews.com mengaku bisa menjual lebih dari 100, bahkan pedagang lainnya ada yang hampir 200 bunga perhari nya. Harga jual satuan yang di bungkus daun pisang itu dipatok dengan harga 2000 rupiah per bungkusnya.

Dikatakannya, Ibu yang beralamat di Jetak kembang Sunggingan itu sengaja mengajak anaknya, Putri (15) untuk membantu menjaga dagangan nya dilain tempat, namun masih satu lokasi. “Alhamdulillah sedikit banyak bisa ikut membantu ekonomi keluarga, dan terutama untuk biaya sekolah putri yang saat ini duduk dikelas SMP, dan rencananya bisa mengenyam pendidikan sampai jenjang yang lebih tinggi.” Harapnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.