Penjualan Minuman Bersoda Meningkat Tajam Mendekati Lebaran

oleh

Kudus, isknews.com – Bulan puasa menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang. Biasanya penjualan dapat meningkat tajam, terutama saat mendekati lebaran. Hal itu pun berlaku juga untuk para pedagang dadakan minuman bersoda, yang hanya ada ketika ramadan atau menjelang lebaran.

Salah seorang penjual minuman bersoda Rita mengatakan, sudah tiga ramadan ini berjualan minuman bersoda. Keuntungan yang didapatkan juga cukup menggiurkan. “Lumayan lah cukup untuk belikan baju baru anak,” ujarnya kepada isknews.com saat ditemui di lapaknya yang ada di jalan megawon, tepatnya di timur brak Djarum Megawon.

Dia mengungkapkan, biasa membuka lapak pukul 08.00 – 16.30 WIB. Setiap hari, katanya, bisa laku 10 -13 dus atau lebih dari 150 botol. Menurutnya saat ini masih sepi, karena kebanyakan yang membeli hanya sebatas untuk berbuka puasa. “Nanti kalau THR sudah keluar penjualan bisa mencapai 40 dus per hari bahkan lebih, untuk persediaan selama lebaran,” tuturnya.

Rita mengaku setiap harinya paling sedikit bisa membawa pulang penghasilan kotor Rp 1,5 juta. Tapi keuntungannya dapat meningkat tajam mendekati lebaran. “Tiga hari sebelun lebaran penujualan minuman bersoda bisa mencapai 40 dus lebih per harinya. Sehingga keuntungan yang didapat juga bertambah,” imbuhnya.

Untuk memberikan variasi Rita menjual minuman bersoda dengan satu paket yang berisi tiga minuman berbeda. Sehingga, katanya, pembeli tidak hanya dapat satu rasa saja. “Murah meriah satu paket hanya Rp 24 ribu, dan itu bisa mendapatkan tiga minuman berbeda,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, rencananya mulai H-7 lebaran akan menambah jumlah batang dan membuka lapak hingga malam. “Karena satu minggu menjelang lebaran penjualan pasti meningkat tajam, karena warga sudah mendapatkan THR,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :