Penting Dalam Pembangunan, Plt. Bupati Kudus Prioritaskan Pengarusutamaan Gender

oleh -329 kali dibaca
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, H.M. Hartopo dalam acara Verifikasi Lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kabupaten Kudus Tahun 2021. Dalam konferensi video tersebut, dirinya hadir bersama Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo di Aula Lantai 3 Gedung Disdukcapil, Selasa (23/3/2021). Foto: Diskominfo Kudus

Kudus, isknews.com – Pemkab Kudus berkomitmen memprioritaskan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan di segala bidang. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, H.M. Hartopo dalam acara Verifikasi Lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kabupaten Kudus Tahun 2021. Dalam konferensi video tersebut, dirinya hadir bersama Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo di Aula Lantai 3 Gedung Disdukcapil, Selasa (23/3/2021).

Hartopo menuturkan, gender sebagai isu lintas sektor berpengaruh langsung terhadap capaian pembangunan sehingga menjadi tanggung jawab bersama. Pengarusutamaan Gender merupakan strategi yang disepakati baik di tingkat global, nasional, maupun daerah untuk memastikan isu gender masuk ke dalam prioritas pembangunan di segala bidang.  “Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pun terus mendorong agar implementasi PUG dapat meningkat di seluruh daerah,” ujarnya.

Pihaknya meyakini bahwa implementasi PUG berpengaruh positif terhadap kemajuan dalam capaian kinerja untuk pembangunan sosial, budaya, ekonomi, dan politik di Kabupaten Kudus. Oleh karena itu, kesempatan ini menjadi penting dalam penyampaian komitmen pemerintah maupun kebijakan-kebijakan terkait implementasi PUG di daerah.

“Pada saat yang sama, APE diberikan kepada pihak yang dinilai mampu melakukan pencapaian sesuai standar yang diberlakukan. Sebelumnya, Kudus pernah meraih APE, tentunya hal ini menjadi semangat untuk bisa mempertahankan prestasi tersebut,” tuturnya.

Hartopo mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus telah melaksanakan kegiatan yang merupakan inovasi terkait implemetasi PUG. Di bidang kesehatan, ada pemberian makanan tambahan (PMT) bagi buruh pabrik yang sedang hamil. Di bidang pendidikan melalui kerja sama dengan Djarum Foundation terdapat pengembangan sekolah vokasi, pendirian Pusat Belajar Guru (PBG), dan pelatihan kader PAUD.

“Ini semua sebagai upaya untuk membangun Sumber Daya Manusia yang unggul, serta untuk meningkatkan kompetensi guru,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat terlibat dalam pelaksanaan verifikasi lapangan APE. Dirinya berharap, seluruh proses dapat berjalan lancar dan memperoleh hasil yang diharapkan.

“Semoga prosesnya dapat berjalan lancar dengan hasil sesuai harapan kita semua. Pemerintah Kabupaten Kudus bersama-sama dengan lembaga masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha dan media massa maupun pihak-pihak lainnya yang terus mendorong pelaksanaan PUG dapat meningkat dari waktu ke waktu,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :