Penyandang Difabel Tak Ketinggalan Untuk Memilih

oleh

Surakarta, isknews.com – Di SMK N 7 Surakarta digunakan sebagai TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk Pilkada hari ini, Rabu(9/12).

 

TPS yang berada di Kampung Kerten Kecamatan Laweyan mencakup 4 RT yaitu RT 01, RT 02, RT 03 dan RT 04 RW 04. Ada hal yang berbeda di TPS ini, pemilih di TPS ini sebagian penyandang difabel (berkebutuhan khusus). Dari 344 pemilih, 20 diantaranya adalah penyandang difabel.

TRENDING :  Panwaslu 9 Kecamatan Umumkan Nama Calon Anggota PPD/PPL Lolos Tahap Seleksi Administratif

 

Peyandang cacat yang ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diantaranya mengidap cacat  pada tangan, kaki dan mengidap polio. Dan mereka berusia kisaran 30 tahun sampai 60 tahun.

 

Saat ketua KPPS Waluyo diwawancarai isknews.com mengugkapkan “Penyandang cacat disini memang cukup banyak, sebelumnya tempat ini merupakan yayasan bagi mereka penyandang cacat atau berkebutuhan khusus, jadi sekarang pun masih banyak kaum difabel di kampung Kerten ini” kata Waluyo.

TRENDING :  Hari Ini KPU Lakukan Tes Wawancara Seleksi Anggota PPK

 

Dengan dibantu keluarga, mereka datang ke TPS dan melakukan pencoblosan/pemilihan. Tak ada pelayanan khusus yang dilakukan petugas KPPS untuk membantu para penyandang difabel ini.  Meskipun begitu mereka tetap semangat datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya dalam Pilkada tahun ini.

TRENDING :  Seniman Solo Siap Tampilkan Kesenian Payung Terbaiknya Di Thailand

 

“Meskipun mereka berkebutuhan khusus dan harus dibantu oleh keluarga untuk sampai ke TPS ini, mereka tetap semangat datang dengan kesadaran sendiri, tanpa dipaksa” tambah Waluyo.

 

Amalia Zulfana

KOMENTAR SEDULUR ISK :