Penyandang Tunanetra Juga Bisa Lakukan Kegiatan Sosial

oleh
ISKNEWS.COM
Para penyandang tunanetra yang hadir dalam acara halalbihalal Pertuni Kudus, Minggu (08-07-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Meskipun memiliki keterbatasan fisik, para penyandang tunanetra masih bisa melakukan kegiatan sosial layaknya orang normal. Salah satunya dengan menyumbangkan darahnya bagi mereka yang membutuhkan.

Kalimat tesebut menjadi bagian dari sambutan Ahmadi, dalam acara Halalbihalal Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Cabang Kudus, pada Minggu (08-07-2018).

Ia mengungkapkan kegiatan halalbihalal ini selain bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota komunitas sekaligus menjadi wadah pembentukan paguyuban donor darah tunanetra.

TRENDING :  Sapa Pagi ISK - Perjanjian tanpa Materai kuatkah di mata hukum?

“Saya terinspirasi dari paguyuban donor darah yang ada di Desa Wergu Wetan. Lalu saya terpikirkan untuk membuat paguyuban yang serupa, dengan menggandeng para tunanetra,” ucapnya saat ditemui isknews.com Minggu (08-07-2018).

TRENDING :  SYARAT DAN PROSEDUR PEMBUATAN SKCK

Donor darah merupakan kegiatan sosial yang mudah, tetapi tidak semua orang mau dan bisa melakukannya. Karena itu, lanjut Ahmadi, pihaknya coba mengetuk hati para tunanetra untuk berkenan mendonorkan sedikit darahnya untuk mereka yang membutuhkan.

“Kegiatan hari berupa sosialisasi dan pendataan. Data yang terkumpul nantinya akan kami ajukan ke PMI, untuk bisa dilakukan dilakukan kegiatan donor darah,” katanya.

TRENDING :  Tema HUT IBI ke 65 ,"Penguatan Peran Bidan Dalam Pemberdayaan perempuan dan keluarga untuk mendukung pencapaian SDGs"

Dengan adanya paguyuban ini diharapkan nantinya, dapat menjadi wadah kegiatan sosial bagi para penyandang tunanetra. Ahmadi, sekaligus ingin membuktikan bahwa orang yang memiliki keterbatasan fisik juga memiliki jiwa sosial layaknya orang normal. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :