Kudus, isknews.com – Polres Kudus dalam upaya penyekatan lalu lintas pemudik di jalur Pantura, petugas gabungan di Kudus, Jawa Tengah, putar balikan puluhan minibus dari arah barat yang menuju arah Jawa Timur. Tak hanya minibus, truck box juga di geledah satu persatu antisipasi pemudik yang nekat pulang kampung.
Penyekatan di lakukan petugas gabungan Dinas Perhubungan dan SatLantas Polres Kudus, di pintu masuk kawasan Terminal induk kota Kudus. seluruh kendaraan yang berasal terutama Bus, mobil pribadi dan truk yang tidak dilengkapi dengan surat jalan dari arah barat satu persatu di giring masuk ke terminal induk Jati Kudus untuk dilakukan pemeriksaan.

Para pengemudi dan penumpang diperiksa suhu tubuhnya dengan thermo gun dan diminta menunjukan identitas masing masing, terutama pada kendaraan-kendaraan yang diduga melakukan aktifitas mudik dari barat.
Sejumlah kendaraan terpaksa diminta untuk putar balik kendaraannya karena diduga mengangkut sejumlah pemudik. Tak hanya minibus, sejumlah truck bak terbuka hingga box, satu persatu di geledah petugas, sebagai antisipasi adanya pemudik nakal yang masuk kedalam kendaraan ekspedisi tertutup.
Menurut AKP Galuh Pandu, Kasat Lantas Polres Kudus, puluhan kendaraan hari ini di putar balikan kembali ke daerah masing masing, hal tersebut mengansipasi penyebaran covid hingga ke daerah di Kudus.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tinggal tidak usah mudik, mengingat petugas bersiaga untuk memutar balikan kendaraan yang diduga melakukan aktifitas pulang kampong,” katanya.
Menurutnya, hari ini ada sekitar 50 mobil yang diduga dari luar kota dan mengangkut sejumlah penumpang mudik diminta untuk putar balik kembali ke daerah masing masing.

“Mereka ada yang dari wilayah Semarang mungkin dari arah Tegal kita putar balikan untuk pulang ke daerah masing masing, dimana untuk mengantisipasi saat ini memang tidak boleh ada warga dari luar kota untuk memasuki wilayah Kudus,” jelas AKP Pandu.
Terutama untuk para pemudik, apabila yang dari jakarta atau mungkin dari luar daerah Kudus dia mengharap untuk tetap tinggal di tempat masing masing.
“Karena penyebaran virus covid ini diduga bisa karena ada pemudik yang pulang kekampungnya masing masing,” ujar dia.
Tak hanya kali ini, operasi gabungan penyekatan di jalur Pantura timur kota Kudus, rencana bakal rutin di gelar di jam jam tertentu yang diduga menjadi waktu perjalanan bagi pemudik dari arah timur maupun dari arah barat yang melintas kota Kudus.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Abdul halil mengatakan, terhitung hingga hari ini tercatat sudah ribuan pemudik memasuki Kabupaten Kudus.
“Yang turun di terminal induk Kudus sudah sekitar 1200 orang pemudik,” kata dia.(YM/YM)










